Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Buaya Muara 2,5 Meter Dievakuasi dari Sawah di Bekasi

×

Buaya Muara 2,5 Meter Dievakuasi dari Sawah di Bekasi

Sebarkan artikel ini

Tim Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi mengevakuasi seekor buaya muara sepanjang sekitar 2,5 meter dari area persawahan di Kampung Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi pada Senin 22 Desember 2025.

Danru Kanit A3 Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi, Aliyudin, mengatakan buaya tersebut ditemukan berada di tengah area sawah dengan kondisi berlumpur.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Lokasinya di persawahan, medannya lumpur, dan aksesnya hanya jalan setapak. Posisi buaya ada di tengah sawah, jadi kami cukup was-was karena dikhawatirkan bisa menyerang,” kata Aliyudin dikutip Bekasiguide.com, Rabu 24 Desember 2025.

Proses penangkapan dilakukan dengan cara menjerat mulut buaya terlebih dahulu, kemudian menariknya ke area yang lebih aman. Penarikan dilakukan secara perlahan karena medan yang licin dan berlumpur.

“Penangkapan kami lakukan dengan menjerat mulutnya, lalu ditarik ke pinggir untuk mencari tempat aman. Total waktu evakuasi sekitar dua jam,” ujarnya

Aliyudin menjelaskan, buaya tersebut memiliki berat diperkirakan sekitar 200 kilogram dan berjenis buaya muara. Keberadaannya dinilai membahayakan karena lokasi penemuan merupakan area aktivitas warga yang tengah menggarap sawah.

“Ini jelas membahayakan warga karena berada di tempat orang menanam dan beraktivitas,” ucapnya.

Sebanyak 10 personel dari dua tim dikerahkan dalam proses evakuasi. Namun, tim sempat mengalami kendala akibat berat buaya dan kondisi medan.

“Tenaganya luar biasa besar. Bahkan tali tambang sempat putus dua kali saat proses penarikan,” kata Aliyudin.

Usai dievakuasi, pihak Disdamkarmat Kota Bekasi berkoordinasi denganBalai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk penanganan lebih lanjut.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.