Peristiwa

JPO Ahmad Yani Rusak, Warga Nekat Menyebrang di Tengah Padatnya Lalin

Kerusakan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Raya Ahmad Yani, depan Metropolitan Mall, Kota Bekasi membuat warga terpaksa menyebrang langsung di jalan raya. Kondisi ini dinilai berbahaya karena arus kendaraan di lokasi tersebut cukup padat, terutama di jam berangkat dan pulang kerja.

Pantauan di lokasi, JPO itu sudah ditutup karena adanya proyek perluasan jembatan. Akibatnya, pejalan kaki akhirnya memilih untuk menyebrang di bawah, meskipun harus menerobos kendaraan yang melaju cepat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kalau kita nyebrang kesana itu, kita dari lampu merah saja. Biar aman, kalau lewat jalan itu kan bahaya,” ujar Sri (58), warga setempat, Selasa 9 Desember 2025.

Sri mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung sudah seminggu. Ia juga mengaku, sudah lama tidak menggunakan JPO tersebut.

“Ini ditutup karena katanya mau dilebarin, tapi ini dua hari tukangnya ga dateng saya liat, jadi terlantar kayak gini pembangunannya,” ungkapnya.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan mengingat potensi kecelakaan semakin besar.

“Saya sih pengennya pembangunannya dipercepat, kalo perlu tukangnya dibanyakin biar cepat kelar. Karena ini kan membantu juga, dari pada lewat jalan bahaya,” tutupnya.

Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.

Exit mobile version