Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Hendak Tawuran, Empat Remaja Diamankan Polisi

×

Hendak Tawuran, Empat Remaja Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Empat Remaja Yang Hendak Tawuran Diamankan Polisi

Polisi menangkap empat remaja di Jalan Raya Haji Umar, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Keempatnya ditangkap setelah diduga hendak menggelar tawuran.

Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Hotman Hutajulu mengatakan keempatnya ditangkap pada Senin 17 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka ditangkap bersama barang bukti senjata tajam (sajam) hingga motor.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tim mendapati 4 Remaja yang berboncengan dengan menggunakan 2 sepeda motor, kemudian tim melakukan pengecekan dan interogasi, dari hasil interogasi didapati bahwa remaja tersebut akan melakukan tawuran dan didapati 1(satu) senjata tajam yang di simpan di dalam jaket pelaku atas nama RS,” kata Hotman dikutip Bekasiguide.com, Senin 17 November 2025.

Dia mengatakan, total ada tiga senjata tajam yang diamankan polisi sebagai barang bukti.

“Tim 1 presisi melakukan penyelidikan langsung ke rumah terduga pelaku atas nama JS dan mendapati dua senjata tajam lainnya yang diduga akan digunakan untuk melaksanakan aksi tawuran,” jelasnya.

Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Untuk keempat remaja dan barang buktinya telah dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota.

“Dari hasil introgasi didapat informasi bahwa pemuda tersebut dari geng kampung_jatiasih. Selanjutnya tim mengamankan remaja tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota,” tutupnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.