Berita

Pemuda ICMI Desak DLH Kota Bekasi Benahi Krisis Sampah di TPA Sumurbatu

Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bekasi menggelar audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi di Kantor DLH, Rawalumbu. Pertemuan ini membahas pengelolaan TPA Sumurbatu yang saat ini menghadapi persoalan serius seperti longsor, overkapasitas, hingga pencemaran lingkungan.

Hadir dari DLH, Plt. Kepala DLH, Kiswati Ningsih, Kabid Pengurangan Sampah dan Limbah B3 Dewi Astianty, serta Subkoordinator Sarpras Ulfah Masropah, Sementara dari Pemuda ICMI, dipimpin oleh Ketua Imamuddin, Sekretaris Moch Reza, serta kepala divisi: Fadel (Sosial & Pemberdayaan Masyarakat), Andi Ali (Politik & Good Governance), M. Mabrur (Olahraga & Kesehatan), dan Pembina Abdul Rosyid.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kiswati mengungkapkan, DLH tengah menghadapi sanksi administratif dari Kementerian LHK akibat sistem open dumping yang masih berjalan.

“Untuk jangka pendek, kami segera membangun sanitary landfill guna mengatasi keterbatasan lahan dan infrastruktur. Tantangannya adalah koordinasi lintas dinas terkait lahan dan fasilitas,” ujarnya.

Dalam jangka panjang, DLH menargetkan pengurangan timbulan sampah harian 1.800 ton melalui pembangunan incinerator yang dapat menghasilkan listrik.

“Upaya ini menunggu revisi Perpres terkait harga jual listrik ke PLN, serta melibatkan BUMN seperti Danareksa. Ini sejalan dengan UU yang melarang open dumping mulai 2030,” tambahnya.

Namun, Pemuda ICMI menilai pengelolaan di lapangan masih lemah. Ketua Imamuddin menyoroti manajemen zonasi yang belum optimal.

“Dari belasan unit alat berat, hanya tiga yang beroperasi. Penanganan longsor dan over kapasitas belum efektif. Perlu alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang lebih maksimal,” tegasnya, Kamis, 24 September 2025.

Selain itu, mereka menuntut perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar tidak lagi membiarkan air lindi mengalir langsung ke sungai.

“Kolaborasi DLH dengan TPST Bantargebang harus diperkuat karena pencemaran ini merugikan masyarakat,” imbuhnya.

Pertemuan menyimpulkan komitmen DLH mentransformasi sampah menjadi energi: 1.000 ton lewat incinerator, 500 ton via Refuse Derived Fuel (RDF), dan 300 ton melalui bank sampah serta stasiun maggot. Pemuda ICMI menegaskan agar implementasi sesuai dengan UU No. 18/2008, Perda No. 15/2011 dan No. 2/2021, serta Perwali No. 34/2023.

Audiensi ini menjadi cerminan sinergi antara pemuda intelektual dan birokrasi. Harapannya, kolaborasi tersebut dapat menjadi katalis perubahan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di Kota Bekasi.

Berita

“Listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan. Ketika listrik hadir di suatu wilayah, masyarakat memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga berbagai peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif,” ujar Muhammad Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasigude.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran listrik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi kami, setiap rumah yang kini dapat menikmati listrik secara mandiri bukan sekadar penyalaan sambungan listrik, tetapi juga hadirnya kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, nyaman, dan produktif. Semoga listrik yang hari ini menyala di rumah Bapak Jaenudin dapat memberikan manfaat dan menjadi awal bagi kehidupan keluarga yang semakin baik,” tutur Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Benar, Satreskrim Polres Metro Bekasi telah mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara. Saat ini para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sambungan listrik mandiri ini diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rohimah beserta keluarga, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari agar menjadi lebih baik dan produktif,” ungkap Firman dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dukungan ini juga menjadi wujud kepedulian insan PLN terhadap tumbuhnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Exit mobile version