Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Musholla di Bekasi Roboh Usai Terdampak Gempa Bumi

×

Musholla di Bekasi Roboh Usai Terdampak Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini

Musholla Nurul Islam yang berlokasi di Kampung Wanalahar, Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi ambruk usai terdampak gempa bumi dengan kekuatan 4,9 magnitudo pada Rabu 20 Agustus 2025 malam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi mengatakan kondisi atap musholla itu roboh dan dindingnya mengalami kerusakan parah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Satu Sarana Ibadah (Mushola) di Desa Sukabungah Kecamatan Bojongmangu Rusak Berat / Roboh, tapi tidak ada korban jiwa,” kata Dodi dikutip Bekasiguide.com, Rabu 20 Agustus 2025.

Dodi menyatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG terkait kemungkinan adanya gempa susulan.

“Tim BPBD Kota Bekasi terus berkoordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, dan aparat wilayah untuk memantau perkembangan situasi serta kemungkinan adanya gempa susulan,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari BPBD Kota Bekasi untuk mengevakuasi diri.

“Masyarakat dihimbau tetap waspada namun tidak panik, serta selalu memperhatikan informasi resmi dari BMKG dan BPBD,” tutupnya.

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.