Peristiwa

MUI Kota Bekasi Nyatakan Pengajian Ummi Cinta Bukan Aliran Sesat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut kegiatan pengajian yang dilakukan oleh Ummi Cinta bukan aliran sesat.

Ketua MUI Kota Bekasi, Saifuddin Siroj mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat bersama yang digelar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Kantor Kecamatan Mustikajaya, Kamis 14 Agustus 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sebagaimana disampaikan oleh Ketua MUI bahwa pengajian tersebut tidak ada indikasi melenceng dari ajaran Islam,” kata Saifuddin dikutip Bekasiguide.com, Kamka 14 Agustus 2025.

Saifuddin telah mengarahkan Ibu Yeni Putri atau Ummi Cinta untuk menggelar pengajian di Masjid dengan dilengkapi izin dari lingkungan setempat.

“Pengajian Ibu Yeni untuk selanjutnya akan dilakukan di Masjid Al-Muhajirin RW12 Kelurahan Cimuning selanjutnya meminta izin warga untuk mengurus perizinan terhadap warga,” jelasnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian beserta MUI akan melakukan pendampingan kepada pengajian yang dilakukan Ummi Cinta dalam beberapa waktu ke depan.

“Kemudian akan dilakukan pendampingan oleh pihak kepolisian dan pemerintah kota Bekasi termasuk Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi,” tutupnya.

Peristiwa

“Berdasarkan dugaan sementara, truk mengalami rem blong sehingga oleng ke kiri dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di sisi jalan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Joko dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 November 2026.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Exit mobile version