Berita

Badan Karantina Indonesia Fasilitasi Pegawainya Mudik Gratis ke Yogya dan Surabaya

Badan Karantina Indonesia memfasilitasi para pegawainya untuk melakukan mudik ke kampung halamannya dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Jumat 21 Maret 2025.

Kepala Badan Karantina Nasional, Sahat M Panggabean mengatakan Barantin ingin memfasilitasi para pegawainya agar bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hari ini kita akan melepas mudik lebaran. Jadi ini juga perlu kita lihat dari sisi fasilitas pekerjaan kita supaya pegawai kita bisa sampai di tempat tujuan itu dengan aman, dengan nyaman bersama dengan keluarganya,” jelasnya

Sahat menyatakan, pegawai akan tetap bekerja secara Work From Home (WFH) selama menjalani masa cuti lebaran. Dia juga memastikan layanan karantina akan tetap berjalan.

“Kita harap pegawai-pergawainya ini nanti bisa membagi pekerjaannya nanti gitu ya. Dengan WFH tentunya. Apalagi saya tahu juga di Indonesia layanan secara digital kan sudah ada ya. Sinyal juga sudah oke, nggak ada masalah gitu ya. Jadi jangan khawatir layanan karantina tetap berjalan dengan sempurna,” jelasnya.

Ia berharap, rute mudik gratis yang diadakan bisa segera bertambah untuk mendukung para pegawai merayakan lebaran bersama keluarganya.

“Ini kita harapkan juga, nanti akan bisa menambah rute mudik gratis ke Semarang misalnya, saya ingatkan juga supaya teman-teman kita itu di sana juga spending money lah di kampungnya gitu ya supaya ekonomi masyarakat disana naik,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026. 

Exit mobile version