Berita

Nelayan Pantai Makmur Ikut Protes Pagar Laut

Pagar laut yang dikeluhkan nelayan di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. (Photo : Ari)

Belum selesai permasalahan pagar laut di Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kini muncul kembali pagar laut yang dikeluhkan nelayan di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Pagar laut itu berada dibalik sisi PLTGU Muaratawar yang menjadi jalur para nelayan, khususnya nelayan kerang.

Samsur (42) salahsatu nelayan mengungkapkan, panjang dari pagar laut itu mencapai 3 kilometer dengan cakupan luas area mencapai 30 hektar. Sebelum pemasangan, pagar laut itu, Samsur mengklaim tidak mendapatkan pemberitahuan. Dimana area tersebut merupakan jalur bagi dia dan nelayan lainnya untuk mencari hasil laut, terutama para nelayan kerang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Luas area yang dipagari itu kurang lebih 30 hektar. Mau bikin apa karena sosialisasi sama nelayan gak ada disini, pemberitahuan gak ada sekalinya mau bikin tambak, tambak apaan ya,? ini laut,” kata Samsur, Senin, 17 Februari 2025.

Kondisi ini, lanjut Samsur membuat dia dan nelayannya kesulitan akses untuk menuju laut tempatnya mencari hasil laut. Lebih dari 30 nelayan setiap harinya berlalu lalang di jalur tersebut. Meski ada jalur lain yang dibuat oleh pemilik pagar laut itu, namun jalur itu dangkal sehingga membuat kapal kerap kandas.

“Ya sangat terganggu ini aja kita sudah gak bisa masuk sekarang,” sambungnya.

Samsur bersama nelayan lainnya berharap seperti pagar laut di Desa Segarajaya, pagar laut di Desa Pantaimakmur dapat menjadi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Yakni disegel dan dibongkar. Tujuannya agar jalur nelayan kembali normal seperti dahulu. Menurutnya, kondisi hutan mangrove disekitar juga terdampak akibat pembangunan pagar laut itu.

“Berharap laut khususnya di Pantaimakmur steril. Laut kembali ke laut biar nelayan pinggir bisa beraktivitas biar mangrovenya juga harus ditanam kembali. Mangrove itu tempat ekosistem laut berkembang biak. Kalau rusak memang sengaja dirusak, contoh kaya ini sepanjang bibir pantai itu dulunya mangrove direklamasi ya diurug,” tutup Samsur.

Berita

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada Triwulan III tahun 2026 dan siap menjalankan kebijakan ini. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan, sehingga kebijakan dari Pemerintah dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas serta menjadi motor penggerak roda perekonomian domestik,” ujar Darmawan dikutip bekasiguide.com, Jumat 03 Juli 2026.

Berita

“Program Light Up The Dream menjadi salah satu bentuk kepedulian insan PLN dalam membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan manfaat yang berkelanjutan bagi Bapak Kusnan beserta keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 03 Juli 2026.

Berita

“Melalui Bakti Koalisi PDKB-TM ini, kami memastikan bahwa upaya pemeliharaan jaringan dapat dilakukan secara optimal tanpa perlu melakukan pemadaman. Sinergi antartim menjadi kunci penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan, meningkatkan keandalan sistem, serta menjaga kenyamanan pelanggan dalam menikmati layanan listrik,” ungkap Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Rabu 01 Juli 2026.

Berita

“Trip Planner dirancang agar pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan lebih tenang. Cukup membuka PLN Mobile, masuk ke menu Electric Vehicle, pilih fitur Trip Planner, kemudian masukkan lokasi keberangkatan dan tujuan. Selanjutnya aplikasi akan menampilkan rekomendasi rute beserta lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang perjalanan, sehingga pelanggan dapat merencanakan waktu pengisian daya dengan lebih mudah,” ujar Wiedhyarno dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 30 Juni 2026.

Exit mobile version