Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Paruh Baya Diamankan Polsi 

×

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Paruh Baya Diamankan Polsi 

Sebarkan artikel ini
Pria berinisial PW (59) diamankan polisi usai mencabuli anak di bawah umur berinisial N (5) di Kecamatan Jakasampurna Bekasi Barat Kota Bekasi.

Pria berinisial PW (59) diamankan polisi usai mencabuli anak di bawah umur berinisial N (5) di Kecamatan Jakasampurna Bekasi Barat Kota Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh mengatakan, pelaku JW (59) mencabuli korban di warung miliknya. Saat itu, korban sedang berbelanja di toko milik pelaku tiba-tiba digendong dan dibawa masuk ke dalam ruangan. Pelaku memegang kemaluan korban hingga korban merasa kesakitan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi korban itu sedang berbelanja ke warung. Di warung tersebut tiba-tiba korban langsung digendong oleh tersangka. Kemudian diturunkan dari gendongannya ditanya ‘kamu pakai celana dalam ga?’. Kemudian tersangka menurunkan celana dalam korban dan memegang kemaluan korban,” kata Audy kepada wartawan pada Jumat, 20 September 2024.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia melakukan aksi pencabulan terhadap korban sebanyak 1 kali.

“Tersangka baru sekali,” jelas Audy.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau maksimal 15 tahun.

Example 120x600
Peristiwa

“Dari keterangan warga, ada anak-anak yang bermain petasan lalu melemparnya ke dalam rumah kosong yang di dalamnya terdapat sarung tangan latex. Api kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran,” ujar Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan timbunan sampah. Selain itu, kami juga mengerahkan unit K9 dan drone thermal untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun,” ujar Desiana dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.