Peristiwa

Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Perumahan di Tambun

Lokasi penemuan Kerangka Manusia di Lahan Kosong Perumahan di Tambun. (Poto: Istimewa)

Seorang warga asal Tambun Kabupaten Bekasi menemukan diduga kerangka manusia di lahan kosong perumahan pada Rabu 4 September 2024 pukul 17.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tambun, Iptu Kukuh Setio Utomo mengatakan penemuan itu bermula ketika seorang warga yang tengah melewati lahan itu melihat adanya rumput bekas kebakaran. Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata di antara rumput itu terdapat kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi terbakar.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kronologi awalnya jadi ditemukan sama warga, Jadi posisinya kan dia di lahan-lahan kosong di Grand wisata, di lahan itu ada kebakaran mungkin karena cuaca panas ya, nah setelah kebakaran rata rumputnya ilang nya, Terus nampak lah itu ada kerangka manusia gosong,” kata Kukuh pada Kamis, 05 September 2024.

Selain kerangka, warga juga menemukan sehelai sarung berwarna yang diduga milik korban.

“Barang bukti ya kerangka sarung aja sih bang Alhamdulillah itu ada petunjuknya dari sarung sih,” jelasnya.

Kini, kerangka itu kemudian diserahkan ke RS Polri Kramat Jati untuk ditelusuri lebih lanjut.

“Ya Pasti kita selidikin Kemudian kita bawa ke Lab for Rumah Sakit Kramat Jati Forensik,” tutupnya.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version