Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Fitri Siswi SMP Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Selamat

×

Fitri Siswi SMP Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini

Polsek Rawalumbu berhasil menemukan remaja perempuan bernama Fitri Rahmadhani (15) yang dilaporkan hilang sejak tanggal 18 Juni 2024 lalu usai pamit berangkat ke sekolah.

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Sukadi mengatakan setelah dilakukan pencarian intensif, Fitri ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Kota Tua Jakarta Pusat, pada Jumat 9 Agustus 2024 pukul 17:00 WIB.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Alhamdulillah kemarin sore anggota kami menemukan anak tersebut di Kota Tua sekitar jam 17.00 WIB dalam keadaan sehat walafiat,” kata Kapolsek, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Saat itu, anggota kepolisian menemukan Fitri di kawasan wisata Kota Tua Jakarta Pusat. Di lokasi itu, Fitri sedang mengamen bersama temannya.

“Kita menemukan petunjuk kemudian ditelusuri akhirnya terakhir ditemukan di Kota Tua. Pas ditemukan dia lagi ngamen di emperan dekat Stasiun Kota,” jelasnya.

Polisi tak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus hilangnya Fitri. Korban murni kabur dari rumah atas keinginan dirinya sendiri.

“Tidak ada indikasi tindak pidana hanya yang bersangkutan bercerita tidak nyaman tinggal di rumah orangtuanya. Mungkin ada permasalahan keluarga jadi dia kabur,” ungkap Kapolsek.

Kini, Fitri telah sepenuhnya diserahkan ke keluarganya. Tangis haru pun mewarnai kegiatan penyerahan yang digelar di Polsek Rawalumbu.

Example 120x600
Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.