Metropolitan

Pemkot Bekasi Terus Berupaya Selesaikan Aset Kota dan Kabupaten

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad. (Poto:dok)

Pasca pemekaran wilayah administratif pemerintahan antara Kabupaten dan Kota Bekasi masih terdapat pelbagai persoalan yang belum sinkron, salah satunya terkait aset.

Demikian disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, usai menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis, 04 Juli 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ini terus kita lakukan. Saya sebetulnya sudah menggagas pertemuan beberapa kali dengan Pj Bupati Bekasi, tetapi beliau kemarin naik haji dan sekarang mungkin lagi sibuk,” ujar Gani Muhamad pada Kamis, 04 Juli 2024.

Ia menyampaikan, bahwa persiapan untuk penyelesaian ini sedikit terhambat, namun diharapkan akan ada titik temu kembali.

Menurut Gani, penyelarasan terkait serah terima aset ini penting untuk dilakukan demi menjaga penataan yang lebih baik dan terawat.

“Intinya ini sama-sama negara hukum, kita bisa melakukan penataan yang lebih baik lagi dan terawat semua,” jelasnya.

Pemkot Bekasi telah mengajukan beberapa tawaran kepada Kabupaten Bekasi terkait penyelesaian aset ini.

“Ada beberapa tawaran dari kami kepada Kabupaten, dan responnya, kami sebenarnya masih menunggu respon apakah nanti tanah-tanah yang ada di kota ini diubah ke kota, dan kami nanti juga tukar guling dengan Kabupaten Bekasi,” jelas Gani.

Ia mengakui, pelbagai upaya terus diusahakan oleh Pemkot Bekasi agar estetika Kota Bekasi semakin baik. Beberapa tanah yang kini menjadi fokus adalah tanah yang bukan milik Kota Bekasi namun terletak di wilayahnya.

“Ini berbagai cara kita coba lakukan agar Kota Bekasi estetikanya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Exit mobile version