Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Amankan 11 Pelajar Terduga Pelaku Tawuran di Duren Jaya

×

Polisi Amankan 11 Pelajar Terduga Pelaku Tawuran di Duren Jaya

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan 11 orang pelajar yang diduga menjadi pelaku tawuran di Jalan Baru Under pass 2 Duren Jaya Bekasi Timur Kota Bekasi pada Senin 27 Mei 2024 pukul 17.30 WIB.

“Sudah di amanin 11 orang, berikut empat senjata tajam,” kata Firdaus dikutip bekasiguide.com pada Rabu 29 Mei 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Adapun 11 orang pelajar yang di amankan tersebut berasal dari masing-masing kelompok yang melakukan tawuran. Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami peran dari masing-masing pelajar itu.

Baca juga : Tawuran di Duren Jaya, Satu Pelajar Koma

Baca juga : Polisi Masih Dalami Penyebab Tawuran Antar Pelajar di Duren Jaya

“Iya, dua kubu. Ini masih kita dalami peran-perannya dulu,” ungkapnya.

Fidaus menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan terkait dengan waktu penetapan para tersangka yang diperiksa.

“Iya, masih di periksa. Belum (ditetapkan tersangka), mungkin hari ini juga (ditetapkan tersangka),” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.