Peristiwa

MPR Unjuk Rasa di Kantor DPRD Kota Bekasi, Ini Tuntutannya

Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pemuda Revolusi (MPR) menggelar demontrasi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur pada Rabu 22 Mei 2024 siang.

Aksi ini merupakan bentuk kritis para mahasiswa Kota Bekasi terhadap Pemerintah Kota Bekasi yang dijalankan oleh Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Berdasar pantauan di lokasi, aksi mahasiswa sempat di warnai ketegangan. Pintu gerbang kantor DPRD di robohkan dan pintu kaca kantor DPRD pecah.

Ada beberapa tuntutan yang disuarakan oleh para mahasiswa dalam demo ini. Berikut Tuntutannya :

1. PHL di Kali Asem yang tidak mendapatkan upahnya selama 4 bulan.

2. Musim DBD dengan pelayanan kesehatan yang tidak manusiawi.

3. Pemerataan pendidikan yang kurang memadai.

4. Ketimpangan sosial, ekonomi dan kemiskinan yang masih menjamur di Kota Bekasi.

5. Kekerasan seksual yang masih banyak terjadi.

6. Masalah pertanahan yang sering terjadi konflik di masyarakat.

7. Persoalan Bantargebang hingga saat ini warga setempat terdampak.

8. Penganggur di Kota Bekasi capai 7,9 persen.

9. Hibah DKI Jakarta tahun ini menurun dari tahun sebelumnya.

Peristiwa

“Dari keterangan warga, ada anak-anak yang bermain petasan lalu melemparnya ke dalam rumah kosong yang di dalamnya terdapat sarung tangan latex. Api kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran,” ujar Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan timbunan sampah. Selain itu, kami juga mengerahkan unit K9 dan drone thermal untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun,” ujar Desiana dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.

Exit mobile version