Ekbis

YBM PLN Cikarang Kembali Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar

Turut mendorong pendidikan yang lebih baik, YBM PLN UP3 Cikarang kembali menyalurkan beasiswa cahaya pintar. Beasiswa Cahaya Pintar merupakan salah satu program dalam Pilar Pendidikan YBM yang memberikan beasiswa kepada siswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

Beasiswa ini menjadi sinar harapan bagi penerima dari latar belakang kurang mampu, memberikan peluang untuk melanjutkan pendidikan dengan lebih baik dan meraih prestasi tinggi. YBM PLN berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi adik-adik yatim dhuafa, membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manager PLN UP3 Cikarang, Zamzami menyatakan bahwa dengan adanya program ini, PLN UP3 Cikarang melalui YBM PLN ingin menunjukkan bahwa PLN tidak hanya fokus terhadap layanan kelistrikan saja, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Empat penerima beasiswa ini akan mendapatkan bantuan sampai dengan menyelesaikan kuliah strata 1. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan mereka dan memotivasi mereka untuk terus berprestasi dalam studi mereka.” Ucap Zamzami, Sabtu 09 Maret 2024.

Sementara itu, Susiana Mutia General Manager PLN UID Jawa Barat berharap, bahwa bantuan yang diberikan akan memberikan manfaat bagi penerima.

“Semoga Bantuan ini bisa memberikan manfaat kepada penerima dan juga dapat ikut serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa depan” ungkap Susiana.

Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.

Exit mobile version