Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Ibu Muda Tersangka Bunuh Anak Kandung Terancam 15 Tahun Penjara

×

Ibu Muda Tersangka Bunuh Anak Kandung Terancam 15 Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini
Polisi beberkan barang bukti sebilah pisau yang digunakan oleh seorang ibu menusuk anak kandungnya hingga 20 tusukan.

SNF (26) ibu muda di Burgundy Residence Blok RAA yang tega membunuh anak kandungnya AAMS (5) di Perumahan  terancam dijatuhi pidana penjara 15 tahun.

Diketahui, SNF (26) membunuh anak kandungnya dengan menusuk tubuh anaknya menggunakan pisau dapur sebanyak 20 kali hingga korban tewas mengenaskan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, dari kejadian itu, pihak kepolisian akhirnya mengamankan SNF (26) bersama anaknya yang berusia satu tahun di rumahnya.

“Kami mengamankan pelaku yang berinisial SNF (26) dan anak satunya lagi berumur 1 tahun 7 bulan pasca ditemukannya mayat seorang anak di lantai 2 terdapat 20 luka tusuk pada dada dan kepala korban,” kata Firdaus pada Jumat 08 Maret 2024.

Firdaus mengungkapkan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan psikologi dan hasilnya menunjukkan bahwa pelaku menderita gangguan Halusinasi.

Baca Juga : Bocah 5 Tahun Tewas dengan 20 Tusukan

Baca Juga : Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Ibu Muda Tega Bunuh Anaknya 

“Dari hasil pemeriksaan psikologi pelaku memang ada gangguan halusinasi dari tim juga disarankan pelaku dilakukan psikiatri,” ungkap Firdaus.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 76C juncto pasal 80 ayat 3 dan 4 UUD Kekerasan terhadap Anak dan pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Penyidik melakukan gelar Perkara dan menetapkan pelaku sebagai tersangka kasus kekerasan terhadap anak dan pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

” Jadi saat jam sahur korban itu jalan mencari warteg, langsung dipepet oleh 4 orang tersangka berinisial N (20), F (20), B (20) dan R (20). Korban dipepet dan diancam menggunakan senjata tajam. Saat itu, korban ketakutan dan meninggalkan motornya,” kata Kapolsek pada Kamis 18 April 2024 di Mapolsek Jatisampurna.

Peristiwa

“Pada hari Senin tanggal 16 April 2024 sekira pukul 02.37 WIB warga mendengar alarm minimarket berbunyi lalu bergegas mendatangi TKP dan ternyata pelaku masih berada di dalam plafon minimarket,” kata Kapolsek dikutip bekasiguide.com pada Selasa 16 April 2024.