Ekbis

Ini Keuntungan Menabung di Bank Syariah

Banyaknya persaingan bank konvensional saat ini dalam menghadirkan beragam program bagi calon nasabahnya, memunculkan bank syariah sebagai alternatif pilihan lain untuk menabung.

Pengamat Perbankan, Husnul Khatimah kepada Bekasiguide.com menuturkan, memilih menabung di bank syariah tentunya memiliki alasan tersendiri bagi calon nasabahnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Pastinya ada alasan tersendiri saat mereka memilih bank syariah,” ucap Husnul, Selasa (14/11/2023).

Menurut dia, alasan tersebut diantaranya meliputi:

1. Bank syariah memberikan kepastian kesesuaian syariah, karena ini merupakan hal penting bagi mereka yang tidak menghalalkan bunga.

2. Bank syariah menawarkan konsep yang lebih fair dengan sistem bagi hasil dimana keuntungan dari menabung jelas sumbernya dari hasil keuntungan atau pengelolaan dana oleh bank.

3. Perasaan berkah dan aman karena dana yang disimpan dijamin juga oleh LPS, dan

4. Manajemen bank syariah mendapatkan pengawasan secara internal oleh Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan bank mematuhi prinsip-prinsip syariah.

“Secara umum, ada beberapa faktor atau alasan mereka lebih memilih bank syariah, salah satunya dana yang disimpan dijamin oleh LPS, kesesuaian syariah, konsep yang lebih fair hingga kepada pengawasan internal dari Dewan Pengawas Syariah,” tukasnya.

Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.

Exit mobile version