Metropolitan

Lampu Hias Jl Ir Juanda Sisa Satu Menyala, Begini Kata DBMSDA

Lampu hias di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi yang terpasang sejak memasuki tahun 2023 lalu kondisinya kini ditemukan sudah ada beberapa yang mati dan diturunkan.

Berdasarkan pantauan Bekasiguide.com, dari total sebelumnya 6 lampu hias yang terpasang, kini tersisa 4 lampu yang masih menggantung. Namun, dari 4 lampu hanya 1 yang nyala.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang PJU pada Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA), Edi Supriyadi mengatakan, bahwa dua lampu hias yang diturunkan pertama karena beberapa waktu lalu, ada truk yang melintas dan 1 lampu tersenggol truk hingga lampu tersebut jatuh.

Kemudian, satu lampu juga harus diturunkan karena mengalami kerusakan dan harus diperbaiki. Kedua lampu hias yang diturunkan saat ini sedang dalam proses perbaikan oleh teknisi penyedia.

“Diturunin dulu mau dibetulin sama teknisinya karena itu masih dalam pemeliharaan penyedia.
Jadi nanti akan diperbaiki sama teknisinya supaya bisa nyala lagi,” kata Kang Edi sapaan akrabnya, saat dihubungi Bekasiguide.com, Sabtu (18/02/2023).

Edi tidak menampik bahwa lampu hias yang saat ini masih terpasang ada beberapa yang kondisinya tidak menyala.

Ia menyebut, ada lebih dari 2 lampu yang saat ini tidak menyala, dan kedepannya akan dilakukan pemeriksaan oleh teknisi.

“Iya nanti itu di cek dulu sama teknisinya, apakah arusnya atau memang mati lampunya,” jelasnya.

Diketahui, lampu hias yang terpasang di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi, dimaksudkan untuk memperindah wajah Kota Bekasi.

Edi menyebut, total biaya yang digelontorkan untuk pemasangan lampu hias tersebut memakan dana kurang lebih sebesar Rp190 juta.

“Sumber dananya dari CSR (Corporate Social Responsibility) bank BJB. Anggaran kisaran 190 jutaan,” ucap Edi, Jumat (30/12/2022) lalu.

Dana sebesar Rp190 jutaan tersebut, diperuntukkan untuk lampu, seling, tiang, dan kabel listrik.

Metropolitan

“Hari pertama sekolah adalah momen yang tidak akan terulang. Saya mengajak para orang tua, khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, untuk meluangkan waktu mendampingi dan mengantarkan putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran orang tua bukan hanya memberikan rasa aman dan semangat bagi anak, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang akan selalu mereka kenang,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Minggu 12 Juli 2026.

Exit mobile version