Ekbis

PLN Cikarang Siaga di 20 Titik Vital Jelang Nataru 2023

CIKARANG- PLN UP3 Cikarang siaga di 20 titik vital jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Demikian diungkapkan oleh Manager PLN UP3 Cikarang Zamzami, usai apel persiapan Nataru di Lapangan Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (20/12/2022).

Zamzami mengatakan, 20 titik vital prioritas terdiri dari 15 titik gereja dan 5 venue. Sejumlah personil dan peralatan pun telah disiagakan guna mendukung pasokan listrik di wilayah Cikarang dan sekitarnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita ingin memastikan agar perayaan natal dan tahun baru tidak ada kendala pasokan listrik,” kata Zamzami.

“Untuk mengamankan kelistrikan momen nataru kita terjunkan 271 personel dari pelayanan teknik dan pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Nantinya seluruh personil yang sudah kita tugaskan akan siaga 24 jam. Ada yang mobile atau keliling ke lingkungan masyarakat dan ada yang siaga di posko,” ungkapnya.

Zamzami menambahkan, guna mendukung kehandalan pasokan listrik pada Nataru nanti pihaknya juga sudah menyiapkan pendukung lainnya seperti 19 kendaraan roda empat, Sepeda motor 4 unit, 11 Unit Gardu Bergerak (UGD) , 1 unit crane, 7 unit genset, 1 unit UKB dan UKKB, 4 unit SKPLU.

Dia menjelaskan, PLN UP3 Cikarang memiliki 1.049.185 pelanggan. Sementara pelayanan tersebar di 4 ULP dengan 11 posko, yakni ULP Cibitung (2 Posko), ULP Cikarang Kota (4 Posko), ULP Lemah Abang (4 Posko), dan ULP Tambun (1 Posko).

“Dengan peralatan dan personil yang disiagakan, mudah-mudahan semuanya berjalan baik dan lancar,” harap Zamzami. (Bams)

Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.

Exit mobile version