Ekbis

Pendapatan Kumulatif PLN Cikarang Rp6,26 Triliun 

Petugas PLN sedang melakukan pengecekan meteran listrik. (poto : Istimewa)

CIKARANG – PT PLN (persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang mencatat, pertumbuhan kumulatif penjualan listrik hingga sekitar 5,50 GWh atau 7,06 persen year on year (YOY). Dan, untuk pendapatan mencapai sekitar Rp6,26 Triliun dengan pendapatan per bulannya Rp743,43 miliar.

Manager PLN UP3 Cikarang, Ansats Pram Andreas Simamora mengungkapkan, capaian tersebut diatas dengan proporsi dari jumlah pelanggan tegangan menengah (TM ) dan tegangan rendah (TR).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jumlah pelanggan TM 821 : 1.037.833 dan TR 1 : 1.2.64 dari total 1.038.654 pelanggan,” ujar Ansats di Cikarang, Rabu (19/10/2020).

Disisi lain, Ansats mengatakan, pihaknya masih terus menggalakkan program aplikasi PLN Mobile kepada masyarakat. Pengguna PLN Mobile di wilayah kerjanya sendiri hingga saat ini sudah melampaui target.

“Target awal 776.627 dengan realisasi 979.632 pelanggan, artinya mencapai 126 persen telah menggunakan PLN Mobile. Dan, Bila ditotal dari 1.038.654 pelanggan UP3 Cikarang keseluruhan, sekitar 60 persennya sudah mengunduh aplikasi PLN mobile,” paparnya.

Hal itu menjadi bukti bahwa kehadiran PLN Mobile telah memberikan dampak positif terhadap masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kelistrikan yang sangat memudahkan.

Selanjutnya, Ansats menjabarkan, dari total pengunduh tersebut, didapati pengguna PLN Mobile dari empat Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang ada di UP3 Cikarang.

Diantaranya, ULP Tambun 194.895, ULP Cibitung 186.063, ULP Cikarang Kota 245.702, ULP Lemahabang 352.972, dan di UP3 Cikarang sendiri mencapai 979.632.

Selanjutnya, Ansats pun berharap, pertumbuhan dari program tersebut diatas bisa terus meningkat.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat pelanggan untuk bisa bekerja sama dengan PLN, khususnya PLN UP3 Cikarang untuk membayar tagihan listrik sebelum tanggal 20 per bulannya untuk menghindari pemutusan,” imbaunya. (Bams)

Ekbis

“Kami merasa bangga karena Lippo Cikarang bisa ikut andil dalam meningkatkan perekonomian lokal di Kabupaten Bekasi. Melalui kegiatan seperti Etalase UMKM Lokal ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan dikenal oleh masyarakat luas. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi secara berkelanjutan dalam pembangunan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar Marlo dalam keterangan resminya, dikutip bekasiguide.com, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ekbis

“Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat adalah kunci dalam mempercepat penerapan prinsip industri hijau. Melalui partisipasi di AIGIS 2025, kami berharap forum ini dapat menghasilkan kebijakan yang jelas dan terukur sehingga seluruh pelaku industri baja dapat bersaing dalam level yang setara,” ujar Ivan dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Ekbis

“Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat. Kami melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI TechCo. Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif,” kata Vikram.

Ekbis

“Program ini bukan hanya tentang keterampilan teknis. Ini tentang membuka ruang baru bagi para ibu untuk berkarya, membangun rasa percaya diri, dan menjadikan keterampilan mereka sebagai potensi sumber penghasilan mandiri,” ungkap Presiden Direktur LPCK, Marlo Budiman dalam keterangannya dikutip pada Rabu, 30 Juli 2025.

Exit mobile version