Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

PKS Perwira Salurkan 1.458 Takjil untuk Warga

×

PKS Perwira Salurkan 1.458 Takjil untuk Warga

Sebarkan artikel ini
DPRa PKS Perwira menggelar agenda “Takjil on The Road” untuk warga selama bulan Ramadan.

BEKASI- DPRa PKS Perwira menggelar agenda “Takjil on The Road” untuk warga selama bulan Ramadan.

Takjil on The Road DPRa PKS Perwira dilaksanakan selama beberapa kali pada bulan April dimulai sejak Sabtu (09/04/2022) dengan penyaluran sebanyak 450 paket.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Sementara penyaluran kedua dilaksanakan pada pada Sabtu (16/04/2022) lalu dengan jumlah penyaluran sebanyak 650 paket.

Penyaluran dilaksanakan untuk masyarakat yang melintasi perumahan Permata, kecamatan Bekasi Utara tepatnya di depan Pom Bensin As-Syufi. Selain itu, sebar takjil juga dilakukan secara door to door ke rumah warga sebanyak 378 paket.

Lina selaku Ketua RKI Perwira menyampaikan bahwa PKS Perwira pada agenda sebar takjil ini total menyalurkan sebanyak 1.458 paket berbuka untuk masyarakat.

Kata dia, agenda ini sekaligus upaya untuk memperkenalkan logo baru PKS kepada warga yang melewati Jalan Raya Lingkar Bekasi Utara.

BACA JUGA : https://bekasiguide.com/2022/04/01/sambut-ramadhan-pks-gelar-pawai-dan-aksi-flashmob-putihkan-kota-bekasi/

“Alhamdulillaah semoga PKS semakin dikenal dengan logo barunya sebagai partai yang peduli dan terus berkhidmat untuk rakyat,” ujarnya pada Minggu (24/04/2022).

Ia pun berterima kasih kepada seluruh tokoh dan kader PKS Perwira yang berkontribusi dalam agenda tersebut.

“InsyaAllah PKS akan senantiasa hadir dalam semua kondisi, untuk terus melayani, dan berbagi yang masyarakat butuhkan,” pungkasnya. (RDK)

Example 120x600
Politik

“Beliau banyak membantu masyarakat, contoh seperti membantu anak sekolah, pengecoran jalan di wilayah yang belum tersentuh pembangunan. Belum lagi Gus Shol sapaan akrab H Sholihin juga kerap membantu program rutilahu di Kota Bekasi,” ucap Ahmad Yani dikutip bekasiguide.com, Kamis 20 Juni 2024.

Politik

“Bisa jadi ketika pantarlih melakukan coklit, ada warga di TPS-nya belum terdaftar sebagai pemilih. Pantarlih juga berkewajiban untuk memasukkan warga yang belum terdaftar tersebut ke DP4. Sehingga diharapkan dari hasil coklit tersebut warga yang benar-benar memiliki hak sebagai pemilih benar-benar terdaftar. Sedang yang tidak memenuhi syarat, misalnya, meninggal atau menjadi anggota TNI/Polri dicoret dari DP4,” ungkapnya dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 15 Juni 2024.