Ekbis

Lippo Cikarang Bersama Tenant Industri Delta Silicon Salurkan Paket Sembako Bantu Warga Terdampak Covid-19

CIKARANG- Pemerintah Kabupaten Bekasi baru saja meluncurkan gerakan Bekasi Berantas Pandemi (BERANI) mengajak segenap lapisan masyarakat untuk bekerja sama berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Diketahui sejak 28 Juli 2021 data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat kasus positif mencapai 41.990 kasus dan sebanyak 39.706 telah dinyatakan sembuh.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Gerakan BERANI mulai di gaungkan di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Bekasi. Seluruh lapisan masyarakat diminta mengambil peran termasuk jajaran tingkat dinas, kecamatan, kelurahan, desa hingga RT/RW harus memilki peran aktif dalam melakukan upaya pemberantas pandemi Covid-19.

Jeffrey Rawis selaku Head of Public Relations Lippo Cikarang mengatakan, sebagai bentuk dan wujud Lippo Cikarang yang masih dapat terus bertumbuh dan berkembang di tengah pandemi ini Lippo Cikarang bersama  tenant industri Delta Silicon turut mendukung program Gerakan Bekasi Berantas Pandemi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa paket sembako.

“Paket sembako ini diberikan langsung oleh Lippo Cikarang bersama dengan tenant industri Delta silicon kepada warga yang terdampak Covid-19 di Kantor Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kab. Bekasi pada 30/07/2021,” jelas Jeffrey Rawis pada Senin (02/08/2021).

Sekadar informasi, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan tampak hadir dan memberikan ucapan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang sudah terlibat di program Gerakan BERANI.

Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.

Exit mobile version