Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

PLN Buka Posko Dapur Umum Bantu Korban Banjir

×

PLN Buka Posko Dapur Umum Bantu Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN selesai mebersihkan gardu listrik terdampak banjir. (Ilustrasi)

BEKASI- Makanan siap santap menjadi kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh korban banjir. Melihat hal tersebut, PLN Peduli membuka posko dapur umum di tiga lokasi, yaitu Cengkareng, Bintaro, dan Pondokgede.

“Setiap hari seluruh posko membuat makanan siap santap, porsi makanan yang dibagikan untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir. Semoga kehadiran kami di sini dapat meringankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tutur Made.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain membuat makanan siap santap, posko dapur umum PLN juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak banjir. Sebelumnya PLN juga telah memberikan sejumlah bantuan berupa 1.000 kotak makanan siap santap dan selimut dengan total nilai Rp60 juta.

“Bantuan tersebut disalurkan di beberapa lokasi pengungsian di wilayah Cengkareng, Bintaro, dan Pondok Gede. Selain itu, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN juga membagikan 700 paket makanan siap santap terdampak banjir di daerah Ragunan, Tendean, Petogokan, Cipulir, dan Kramat Pela, 100 paket sembako di Kota Bambu Selatan, serta Tikar di Poris, Tangerang,” kata dia. (Bams)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.