Ekbis

Rayakan Valentine’s Day, Timzone SMB Gelar Couple Competition

Para peserta lomba Couple Competition. (Poto:key)

BEKASI- Merayakan Valentine’s day (hari kasih sayang) tidak harus dengan pacar, melainkan bisa ke semua orang yang kita sayang. Bisa teman, keluarga dan kerabat. Dan, hari kasih sayang identik dengan coklat, bunga mawar dan sesuatu yang berwarna merah muda.

Ada pemandangan berbeda, di Timezone Summarecon Mall Bekasi (SMB) perayaan hari kasih sayang dirayakan dengan acara Couple Competition. Timezone membuat sebuah kompetisi berpasangan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Yustina, selaku Manager Timezone SMB mengatakan, untuk peserta couple competition sendiri bukan hanya untuk pasangan kekasih saja melainkan bisa untuk pasangan suami istri, ibu dan anak, ayah dengan anak dan lainnya. Permainan yang dipertandingkan, lanjut dia, merupakan permainan berpasang pasangan dan butuh kerjasama yang baik untuk mencapai kemenangan.

“Ada 8 pasang peserta yang ikut berlomba , yang artinya ada 16 orang mengikuti kompetisi ini. Untuk hadiah yang kita berikan untuk pemenang bukan berupa uang melainkan berupa voucher bermain,“ jelasnya kepada bekasiguide.com, Kamis (14/02) siang.

Salah seorang peserta, Aqoh mengungkapkan, acara couple competition yang di adakan Timzone SMB sangat menarik. Ia mengaku sangat bahagia lantaran dirinya dan pasangan bisa ikut dalam perlombaan.

“Saya dan pasangan dapat juara tiga. Permainannya seru, dan dapat hadiah voucher senilai 100 ribu,” terangnya. (key)

Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.

Exit mobile version