Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Apartemen Untuk PNS dan TKK Solusi Tepat Sasaran

×

Apartemen Untuk PNS dan TKK Solusi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Ahmad Yudistira Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (tengah).

BEKASI- Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyediakan hunian layak berupa perumahan vertikal atau apartemen bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dinilai merupakan solusi tepat sasaran dalam mengatasi kesenjangan sosial. Pasalnya,  hunian yang layak ini sangat efektif dalam meningkatkan kinerja para pegawai.

“Saya rasa ini terobosan yang luar biasa dan harus kita dukung bersama, karena apa,  apartemen khusus PNS dan TKK bisa meningkatkan taraf kesejahteraan apalagi harga jualnya sangat terjangkau,” kata Ahmad Yudistira Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Jumat (27/10).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain meningkatkan kinerja pegawai lantaran memiliki hunian yang nyama dan aman. Rencana tersebut juga dapat dipastikan dapat meningkatkan taraf kehidupan dan perekonomian masyarakat khususnya mereka yang bekerja sebagai PNS maupun TKK.

“Kita sama-sama tau, di Kota Bekasi baik harga tanah maupun properti harganya cukup mahal, makanya jika rencana ini terealisasi maka sangat membantu mereka,” ujarnya

Mantan Ketua GP Ansor Kota Bekasi ini pun menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut mensukseskan program tersebut. “Kita berharap rencana ini bisa segera direalisasikan,  karena kebutuhan rumah layak juga termasuk bagian dari kebutuhan pokok manusia dalam memenui hidup,” katanya.

Yudis juga mengapresiasi kepada pihak pengembang yakni PT Trio Propertindo Jaya yang bersedia memberikan investasi untuk pembangunan apartemen khusus PNS dan TKK. “Kami yakin niat baik pemerintah dan pengembang juga bagian dari mengurangi angka pengangguran.  Karena,  pembangunan apartemen ini akan banyak menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sambung Yudis, dirinya meminta semua pihak agar turut serta dan membantu pembangunan Kota Bekasi agar bisa sejajar dengan kota metropolitan lainya di Indonesia khususnya pengadaan hunian layak yang membutuhkan modal investasi yang cukup besar.

“Jadi kalau ada pengusaha properti yang ingin berinvestasi untuk kemajuan kota Bekasi ya jangan di usik,  tapi harus kita kawal bersama,” tegasnya.

Seperti diketahui, Pemkot Bekasi melakukan kerja sama dengan PT Trio Propertindo Jaya untuk merumuskan rencana pengadaan perumahan vertikal (apartemen) untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan satu A, dua A, dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, Pemkot Bekasi telah mencanangkan pengadaan hunian dengan bunga 0 persen.

“Pemkot juga merancang pengadaan subsidi untuk PNS golongan rendah dan TKK agar mendapat rumah layak huni,” kata Wali Kota Bekasi yang akrab disapa Pepen.

Pepen merincikan, seumpamanya cicilannya Rp2 juta, kalau TKK mungkin tidak akan cukup untuk membayar cicilan. Makanya, kita akan subsidi berapa, Rp1 juta atau Rp500 ribu, Tapi bagaimana proses kerjasamanya, bagaimana pembayarannya itu masih dalam proses kerangka berpikir

Hunian 0 persen bunga, menurut dia, lebih dulu ditunjukkan kepada pegawai negara golongan rendah dan tenaga honorer yang memang menjadi fokus pemerintah saat ini. Sedangkan masyarakat umum, lanjut Rahmat akan dipikirkan nanti, karena menurut dia, masih banyak masyarakat yang mampu untuk membeli hunian yang layak.

Lebih lanjut, lahan untuk pembangunan apartemen bunga 0 persen, kata Pepen telah tersedia di samping Universitas Trisakti, Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Rencananya, kata dia akan dibangun dua tower yang nantinya akan dihuni oleh PNS golongan rendah dan TKK. (BK)

Example 120x600
Metropolitan

“ICMI sebagai wadah kaum cendikia harus memiliki kepedulian untuk menyelesaikan permasalahan yang ada ditengah masyarakat. Setidaknya ada lima hal yang saat ini perlu mendapat perhatian serius di Kota Bekasi, “ jelas Inayatulah dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 04 September 2024.

Metropolitan

“Kita peduli terhadap lingkungan ya, kita pernah membuat edaran kepada kelurahan untuk ditindaklanjuti kepada RT dan RW untuk mendata kembali kontrakan dan kosan. Apakah penghuninya baru atau lama. Apalagi kalo yang baru kan kita tidak tau ya aktivitasnya seperti apa jadi itu pernah kita sampaikan kepada para lurah untuk ditindaklanjuti ke RW dan RT. Jadi kepedulian masyarakat perlu juga,” kata Camat kepada media pada Rabu, 04 September 2024.