Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Qudwah Indonesia Luncurkan Misi Qurban Strengthening 2026, Jangkau Palestina hingga Wilayah 3T Indonesia

×

Qudwah Indonesia Luncurkan Misi Qurban Strengthening 2026, Jangkau Palestina hingga Wilayah 3T Indonesia

Sebarkan artikel ini

Qudwah Indonesia kembali menghadirkan program kemanusiaan tahunan bertajuk Misi Qurban Strengthening 1447 H/2026 yang difokuskan untuk menjangkau masyarakat di wilayah dengan tingkat urgensi kemanusiaan tinggi, mulai dari Palestina, Afrika, Timur Tengah, Asia hingga pelosok Indonesia.

Presiden Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim mengatakan, tema Qurban Strengthening 2026 diangkat sebagai bentuk komitmen menghadirkan qurban yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak konflik, kemiskinan, dan krisis pangan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tahun ini kami ingin qurban bukan hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga menjadi penguat harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi situasi sulit di berbagai belahan dunia,” ujar Lukman Hakim dalam konferensi pers dikutip bekasiguide.com, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, pada 2026 Qudwah Indonesia memperluas cakupan distribusi qurban internasional. Jika sebelumnya fokus utama berada di Palestina, kini distribusi diperluas ke sejumlah wilayah krisis dunia, termasuk daerah terpencil di Indonesia.

“Jawaban kemanusiaan hari ini bukan hanya Palestina, tetapi juga bagaimana membantu wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, termasuk Indonesia,” katanya.

Direktur Program Qudwah Indonesia, Erwan Zaenal menjelaskan, program qurban tahun ini dibagi ke dalam tiga klaster utama distribusi, yakni Palestina, Global, dan Afrika.

“Tahun ini Qudwah Indonesia menghadirkan program Misi Qurban Strengthening 2026. Kami ingin qurban ini hadir membersamai dan menguatkan orang-orang yang sedang membutuhkan di berbagai wilayah dunia,” ujar Erwan.

Pada klaster Palestina, distribusi akan difokuskan ke Gaza, Tepi Barat, serta wilayah pengungsian Palestina di Mesir, Suriah, Lebanon, dan Yordania. Untuk wilayah Gaza, bantuan qurban dikirim dalam bentuk produk daging kaleng siap saji yang diproduksi melalui Rumah Potong Hewan (RPH) Muslim di India sebelum didistribusikan ke Gaza.

Sementara untuk wilayah Tepi Barat dan Al-Quds, distribusi dilakukan melalui penyembelihan langsung hewan qurban bagi masyarakat setempat. Adapun bagi pengungsi Palestina di Mesir, Suriah, Lebanon, dan Yordania, distribusi dilakukan dalam bentuk daging frozen agar bantuan tetap dapat menjangkau masyarakat di tengah situasi darurat kemanusiaan.

“Khusus di Mesir, kami bersama Presiden Direktur Qudwah Indonesia akan hadir langsung untuk melakukan penyembelihan dan distribusi kepada pengungsi Palestina,” kata Erwan.

Selain Palestina, klaster Global juga menjangkau sejumlah wilayah terdampak bencana dan keterbatasan akses pangan di Indonesia seperti Aceh, Nusa Tenggara Timur, Solok, hingga Kepulauan Sula di Maluku Utara yang termasuk wilayah 3T.

Deputi Head of Fundraising Qudwah Indonesia, Gerdiansyah Winandi mengatakan, tim Qudwah Indonesia akan turun langsung ke Kepulauan Sula untuk memastikan distribusi qurban menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

“Kepulauan Sula memiliki tantangan geografis yang cukup berat karena berbentuk kepulauan dengan akses transportasi dan logistik yang masih terbatas. Dampaknya, akses pangan masyarakat juga cukup sulit,” ujar Gerdiansyah.

Menurutnya, Qudwah Indonesia akan menyalurkan dan menyembelih dua ekor sapi di wilayah tersebut sebagai bagian dari distribusi qurban untuk masyarakat di daerah 3T.

“Alhamdulillah tahun ini Qudwah Indonesia hadir di Kepulauan Sula membawa amanah para pequrban Indonesia. Kami akan mengawal langsung proses qurban mulai dari persiapan hingga distribusi kepada masyarakat,” katanya.

Program qurban global juga menjangkau Filipina, Thailand, dan Yaman yang dinilai masih menghadapi persoalan kemanusiaan dan keterbatasan pangan.

Sementara pada klaster Afrika, distribusi qurban dilakukan di Somalia, Sudan, Chad, hingga Burkina Faso yang selama ini menghadapi persoalan kelaparan, konflik, dan keterbatasan akses pangan.

Berdasarkan laporan Integrated Food Security Phase Classification (IPC), sekitar 1,6 juta warga Gaza atau 77 persen populasi mengalami kelaparan ekstrem. Selain itu, laporan Save the Children menyebut empat dari lima anak di wilayah konflik menghadapi ancaman malnutrisi akut.

Krisis tersebut diperparah dengan rusaknya sistem pangan dan peternakan di Gaza akibat perang berkepanjangan. Data Food and Agriculture Organization (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan hampir 95 persen ternak sapi di Gaza mati sehingga masyarakat semakin kesulitan memperoleh akses protein dan bahan makanan.

Deputi Direktorat Marketing Qudwah Indonesia, Faris Abdul Aziz menambahkan, seluruh proses penyembelihan untuk program Qurban Palestina dilakukan secara langsung di India melalui RPH Muslim yang telah bekerja sama dengan Qudwah Indonesia.

“Untuk produk Qurban Palestina, baik frozen maupun daging siap saji, seluruh proses penyembelihannya dilakukan di India. Hewan yang digunakan adalah kerbau, bukan sapi, karena di India sapi cukup sensitif,” ujar Faris.

Ia memastikan tim Qudwah Indonesia juga akan melakukan supervisi langsung ke lokasi penyembelihan guna menjaga kualitas, syariat, dan transparansi distribusi qurban.

“Saya dan tim akan berangkat langsung untuk melakukan supervisi agar amanah para donatur benar-benar terjaga. Kami juga ingin memastikan laporan distribusi dapat diterima dengan cepat, transparan, dan berkualitas oleh para pequrban,” katanya.

Pada program tahun 1447 H/2026, Qudwah Indonesia membuka sejumlah skema qurban adaptif, di antaranya Qurban Palestina A untuk Gaza berupa produk kerbau kaleng siap saji seharga Rp4,5 juta per 1/7 bagian, Qurban Palestina B untuk pengungsian Suriah, Lebanon, dan Yordania berupa daging frozen seharga Rp2,8 juta per 1/7 bagian, hingga program Qurban Afrika mulai Rp1,85 juta per 1/7 sapi.

Selain itu, tersedia program Sedekah Daging Kaleng Gaza dengan donasi fleksibel mulai Rp200 ribu untuk pengiriman daging siap saji kemasan 800 gram.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik, Qudwah Indonesia juga menghadirkan sistem pelacakan digital melalui platform trequ.qudwahindonesia.id yang memungkinkan pequrban memantau proses penyediaan hewan, penyembelihan, hingga distribusi qurban secara real-time.

Example 120x600