Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Bekasi Mulai Meningkat, Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

×

Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Bekasi Mulai Meningkat, Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

Sebarkan artikel ini

Arus balik mudik Lebaran 2026 di Terminal Bekasi mulai menunjukkan peningkatan. Sejak 22 Maret hingga 24 Maret pagi, jumlah kedatangan penumpang maupun bus tercatat terus mengalami kenaikan setiap harinya.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Fajar, mengatakan bahwa tren kenaikan ini menjadi indikasi awal pergerakan arus balik masyarakat menuju wilayah Jabodetabek.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Arus balik mudik Lebaran di Terminal Bekasi mulai terasa dan menunjukkan tren peningkatan. Sejak tanggal 22 Maret sampai dengan 24 Maret pagi ini, jumlah kedatangan penumpang dan bus terus mengalami kenaikan setiap harinya,” ujar Fajar dikutip Bekasiguide.com, Rabu 25 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa puncak arus balik tahun ini diperkirakan tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan terbagi menjadi dua gelombang. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) di sejumlah instansi pemerintahan serta perbedaan jadwal masuk kerja dan sekolah.

“Untuk prediksi arus balik kemungkinan dibagi dua gelombang, salah satunya dipengaruhi kebijakan WFA di beberapa instansi pemerintahan,” jelasnya.

Fajar merinci, gelombang pertama diprediksi terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026, yang didominasi oleh pekerja, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan swasta, yang memiliki jadwal masuk kerja hampir bersamaan setelah Idulfitri.

“Gelombang pertama pada 24–25 Maret 2026, mayoritas pekerja, baik ASN maupun swasta, memiliki jadwal masuk kerja yang sama setelah Idulfitri. Akibatnya, banyak orang pulang di hari yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada 27 hingga 29 Maret 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa libur nasional, khususnya bagi pelajar, serta masih adanya penerapan kebijakan WFA.

“Gelombang kedua pada 27–29 Maret, bertepatan dengan akhir masa libur nasional, khususnya untuk anak sekolah, serta penerapan kebijakan WFA,” tambahnya.

Untuk jenis kendaraan yang masuk ke Terminal Bekasi, Fajar menyebutkan hingga saat ini masih didominasi oleh angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Untuk jenis kendaraan masih didominasi dari AKDP sampai saat ini,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.