Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kronologi Pencabulan Guru Olahraga di SMPN 13 Kota Bekasi

×

Kronologi Pencabulan Guru Olahraga di SMPN 13 Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini

Siswi SMP Negeri 13 Kota Bekasi berinisial N (15) menjadi korban pencabulan gurunya J (59) saat tengah berada di ruang osis. Kejadian ini memicu kemarahan alumni siswa karena pihak sekolah dinilai melindungi pelaku.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kejadian bermula saat pelaku J (59) yang melihat korban N (15) tengah murung di ruang OSIS. Di tengah kondisi ruangan yang sepi, pelaku langsung memegang bagian sensitif korban.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Pelaku dari belakang memegang korban, Jadi korban ini dirangkul dari belakang kemudian memegang bagian intim atas dan bawah korban,” kata Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Rabu 27 Agustus 2025.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dia sudah tiga kali mencabuli korban. Terakhir, pelaku mencabuli korban pada Kamis 14 Agustus 2025.

“Menurut pengakuan korban, pelaku sudah tiga kali melakukan kejadian tersebut. Jadi tanggal 14 agustus itu bukan yang pertama, tapi sudah yang ketiga kali,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 Ayat (1) dan Pasal 82 Ayat (2) Undang-undang RI No. 17 Tahun 2016, Jo. Pasal 76 D dan Pasal 76 E UU RI No. 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Example 120x600
Peristiwa

“Berdasarkan dugaan sementara, truk mengalami rem blong sehingga oleng ke kiri dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di sisi jalan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Joko dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 November 2026.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.