Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kades Segarajaya Klaim Tak Tahu Soal Pagar Laut, Hari Ini Diperiksa Bareskrim

×

Kades Segarajaya Klaim Tak Tahu Soal Pagar Laut, Hari Ini Diperiksa Bareskrim

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Segarajaya, Abdul Rosid

Kepala Desa Segarajaya, Abdul Rosid mengklaim tidak mengetahui asal usul adanya pagar laut tersebut. Padahal ketika sosialisasi penataan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paljaya ia mengakui menghadiri sosialisasi tersebut.

“Awalnya saya gak tau gitu kan. Adanya pagar laut apa gimana. Sehingga untuk adanya alur atau pagar laut memang dulu ada sosialisasi di TPI yang saat itu sempat hadir sama camat untuk penataan TPI,” ucap Rosid dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 19 Februari 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ketika disinggung terkait pemindahan titik NIB pada Sertipikat Hak Milik (SHM) warga, Rosid berusaha menghindari wartawan.

Ia mengklaim baru menjabat sejak tahun 2024 lalu, sehingga tidak mengetahui proses pemindahan NIB SHM milik warga melalui program PTSL pada tahun 2021.

“Saya gak tau, saya baru tau pas rame ini aja. Saya baru menjabat tahun 2023. Informasinya (PTSL) itu tahun 2021, sebelum saya,” sambungnya

Hari ini, Rosid dipanggil ke Bareskrim Mabes Polri untuk dimintai keterangan terkait pagar laut dan manipulasi NIB SHM milik warga yang berpindah dari daratan ke perairan.

“Rencana besok saya diperiksa sebagai saksi,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.