Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

Jelang Pemilu, Omzet Percetakan Naik 20 Persen

×

Jelang Pemilu, Omzet Percetakan Naik 20 Persen

Sebarkan artikel ini

Menjelang pemilu 2024, usaha percetakan di Kota Bekasi mengalami peningkatan omzet sebesar 20 persen. Peningkatan pendapatan tak lepas dari para Calon legislatif (Caleg) yang ramai memesan alat peraga kampanye seperti banner, spanduk dan baligho.

“Kalo omzet kita naik, tapi ga 100 persen, ya ada 20-30 persen itu ada. Bulan Januari ini lumayan lah orderan yang masuk, ” jelas Edo Ramadhan, Leader Tim Desain Percetakan Purwodigital Bekasi pada Jumat 12 januari 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Edo mengaku, merasakan adanya peningkatan pesanan mulai dari banner, kaos hingga Baligho.

Ia mendapat pesanan rata-rata ribuan hingga puluhan ribu lembar spanduk dari Caleg tersebut.

“Kalo untuk pemilu tahun sekarang itu menurut saya ada peningkatan signifikan, banyak Caleg yang mesen banner disini. Ada juga yang order kalender sih biasanya,” kata Edo.

“Paling banyak disini tuh yang mesen dari Partai Demokrat ya, kalo buat banner tuh sekitar 20 ribu pcs. Itu kami produksi kelar 1 bulan,” imbuhnya.

Ia mengaku, saat ini pihaknya juga tengah mengerjakan satu pesanan banner milik salah satu Caleg DPRD Kota Bekasi.

“Sekarang lagi ngerjain Banner punya DPRD Kota Bekasi,” tutupnya.

Example 120x600
Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.