Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Menko Zulhas Resmikan SPPG di Bekasi Timur, Dorong Percepatan Program Makan Bergizi

×

Menko Zulhas Resmikan SPPG di Bekasi Timur, Dorong Percepatan Program Makan Bergizi

Sebarkan artikel ini
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan kepada awak media usai meresmikan SPPG di Bekasi Timur

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pemuda Muhammadiyah di Jalan Cut Mutia, Margahayu, Bekasi Timur pada Selasa 21 April 2026.

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya percepatan program makan bergizi gratis (MBG) yang menyasar jutaan anak di Indonesia.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dalam sambutannya, Zulhas menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar program bantuan, melainkan misi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Ini bukan sekadar soal untung atau tidak, tapi ini misi peradaban. Menyangkut masa depan anak-anak kita, baik dari sisi gizi maupun kecerdasannya,” ujar Zulhas dikutip Bekasiguide.com, Selasa 21 April 2026.

Ia menyebut, saat ini program MBG ditargetkan menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat. Menurutnya, skala besar tersebut membutuhkan penanganan yang cepat sekaligus berkelanjutan.

“Angkanya sangat besar, tentu tidak mudah. Tapi kita tidak ingin ada masalah, satu pun tidak boleh, karena ini menyangkut anak-anak kita,” tegasnya.

Zulhas juga menyoroti pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan program. Pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara ribuan SPPG yang tidak memenuhi standar operasional.

“Sudah ada sekitar 1.700 lebih yang kita suspensi karena tidak sesuai standar. Ini bagian dari upaya perbaikan yang lebih tegas,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong partisipasi aktif masyarakat dan sekolah untuk melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan melalui saluran resmi yang telah disediakan.

“Kami siapkan call center dan comment center. Kalau ada yang tidak sesuai, laporkan, pasti kita tindak lanjuti,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menekankan pentingnya peran kampus dalam mendukung keberlanjutan program MBG. Kehadiran SPPG di lingkungan kampus diharapkan mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

“Di kampus, SPPG bisa membina petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. Ini akan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat,” ujarnya.

Pemerintah pun memastikan program ini akan terus disempurnakan, baik dari sisi pengawasan, distribusi, hingga kualitas layanan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Example 120x600