Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

78 WNA Diamankan di Proyek GIIC Deltamas, Diduga TKA Ilegal

×

78 WNA Diamankan di Proyek GIIC Deltamas, Diduga TKA Ilegal

Sebarkan artikel ini
72 Warga Negara Asing Yang Diamankan Imigrasi Bekasi

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi mengamankan sebanyak 78 warga negara asing (WNA) dalam operasi pengawasan keimigrasian di kawasan proyek konstruksi Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, menjelaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari operasi serentak bertajuk Wira Waspada yang digelar pada 7 hingga 11 April 2026 di seluruh Indonesia.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dalam operasi ini, Imigrasi Bekasi fokus pada pengawasan tenaga kerja asing untuk memastikan mereka memiliki visa dan izin tinggal yang sesuai,” ujar Jaya dikutip Bekasiguide.com, Rabu 15 April 2026.

Operasi yang dilakukan pada 8 April 2026 itu menyasar proyek konstruksi di kawasan GIIC Deltamas. Saat pelaksanaan, petugas menemukan puluhan WNA yang tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian, seperti paspor maupun izin tinggal.

“Sebanyak 78 WNA diamankan karena pada saat pemeriksaan tidak dapat menunjukkan identitas maupun dokumen izin tinggalnya,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 orang merupakan warga negara China, satu orang warga negara Vietnam, dan satu orang warga negara Malaysia. Seluruhnya kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Bekasi untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

Hasil pendataan sementara menunjukkan, tujuh WNA asal China memiliki izin tinggal terbatas, sementara 69 lainnya menggunakan izin tinggal kunjungan. Adapun satu WNA asal Vietnam juga menggunakan izin tinggal kunjungan, dan satu WNA asal Malaysia tercatat menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan.

Saat ini, seluruh WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan administratif untuk mendalami kesesuaian antara izin tinggal dengan aktivitas yang dilakukan di Indonesia, khususnya di wilayah Bekasi.

“Bagi yang memiliki izin tinggal terbatas, kami lakukan konfirmasi apakah pekerjaannya sudah sesuai dengan izin yang diberikan. Sementara yang menggunakan izin tinggal kunjungan akan didalami lebih lanjut apakah ada pelanggaran,” kata Jaya.

Ia menegaskan, apabila terbukti melanggar aturan keimigrasian, para WNA tersebut dapat dijerat Pasal 122 huruf A Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Namun, bagi WNA yang terbukti memiliki dokumen lengkap dan sesuai peruntukannya, pihak imigrasi akan mengembalikan dokumen dan memperbolehkan mereka melanjutkan aktivitasnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.