Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

SPKLU Signature Pertama di Jabar Resmi Beroperasi, Kapasitas Capai 2,7 MW

×

SPKLU Signature Pertama di Jabar Resmi Beroperasi, Kapasitas Capai 2,7 MW

Sebarkan artikel ini

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature dengan kapasitas total 2,7 megawatt (MW) resmi beroperasi di Summarecon Mall Bekasi, Rabu (1/4/2026). Fasilitas ini menjadi SPKLU pertama berkonsep signature di Jawa Barat sekaligus yang terbesar di Indonesia dari sisi daya terpasang.

Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin, mengatakan peresmian ini merupakan momentum penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hari ini adalah momen bersejarah di wilayah Kota Bekasi. Kita meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging dengan jumlah 10 unit, masing-masing berkapasitas 240 kW,” ujar Firman saat peresmian pada Rabu 01 April 2026.

Ia menjelaskan, ke depan jumlah unit pengisian masih berpotensi bertambah seiring minat investor dan pelaku usaha dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik.

“Alhamdulillah peresmian hari ini berjalan lancar. Ini merupakan SPKLU dengan daya terbesar pertama di Indonesia dan juga SPKLU Signature pertama di Jawa Barat,” katanya.

Firman menambahkan, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi lebih luas antara PLN, investor, dan pemilik lahan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik.

“Kami membuka peluang bagi investor maupun pelaku bisnis untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Ini juga bagian dari dukungan terhadap program pemerintah,” ucapnya.

Terkait pemilihan lokasi, Firman menyebut kerja sama antara pihak Summarecon dan investor menjadi faktor utama pembangunan SPKLU tersebut.

“PLN menyediakan pasokan listrik, Summarecon menyediakan lahan, dan pihak investor menyiapkan perangkat SPKLU. Ini bentuk kolaborasi yang sangat baik,” jelasnya.

Ia juga memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan tersebut dengan konsep zero downtime.

“Kami usahakan pelanggan tidak mengalami pemadaman. Kalau pun terjadi, penanganannya akan sangat cepat karena kami menerapkan zero downtime di kawasan Summarecon Bekasi,” ungkap Firman.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyebut secara jumlah stasiun, SPKLU terbanyak berada di rest area KM 229B. Namun dari sisi daya, fasilitas di Summarecon Mall Bekasi menjadi yang terbesar.

“Di sini ada 10 unit masing-masing 240 kW. Sekitar 20 mobil bisa melakukan pengisian secara bersamaan dengan daya antara 120 hingga 240 kW. Ini sangat besar,” kata Sugeng.

Ia juga menegaskan keandalan listrik di SPKLU tersebut dengan konsep zero downtime yang sebelumnya diterapkan di lokasi strategis nasional.

“Zero downtime artinya tidak ada padam. Ini seperti di kawasan Istana Negara. Sekarang kami hadirkan di Summarecon Mall Bekasi,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, tingginya antusiasme pengguna kendaraan listrik di Bekasi menjadi alasan pengembangan SPKLU terus dilakukan.

“Sampai saat ini, antrean di SPKLU Center PLN Bekasi cukup tinggi. Dengan hadirnya SPKLU Signature ini, diharapkan bisa memecah kepadatan dan memberikan alternatif bagi pengguna,” tandasnya.

Example 120x600
Berita

“Selama bulan September ini, sekurang-kurangnya KSPI di tingkat nasional tidak merencanakan aksi. Tetapi di beberapa daerah kemungkinan tetap ada penyampaian aspirasi terkait Upah Minimum 2027 dan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujar Said dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin listrik tidak hanya hadir sebagai layanan, tetapi juga membawa manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Tarmi beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah. Semoga hadirnya listrik ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Harapan kita ini kemudian bisa mencairkan hal-hal yang saat ini memang sedang diperjuangkan oleh teman-teman buruh dalam revisi Undang-Undang Cipta Kerja yang harus diketuk pada tanggal 30 Oktober nanti harus sudah tuntas,” kata Sigit dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 September 2026.

Berita

“Melalui YBM PLN UP3 Bekasi, kami ingin terus menghadirkan kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung Sekolah Alam Tunas Mulia dalam menjalankan perannya sebagai ruang pendidikan dan tumbuh kembang bagi anak-anak di kawasan TPST Bantargebang. Semoga kebersamaan dan kepedulian ini dapat terus terjaga serta membawa kebaikan bagi semakin banyak masyarakat,” tutur Firman, Kamis 10 September 2026.