Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pemkot Bekasi Resmikan Prasasti Pahlawan M.Hasibuan di HUT ke-29

×

Pemkot Bekasi Resmikan Prasasti Pahlawan M.Hasibuan di HUT ke-29

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama jajaran TNI AL dan sejumlah pejabat berfoto usai peresmian prasasti pahlawan M.Hasibuan di Kota Bekasi, Selasa (10/3/2026).

Pemerintah Kota Bekasi meresmikan prasasti untuk mengenang perjuangan pahlawan daerah, M.Hasibuan, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi.

Peresmian tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa tokoh yang turut berjuang dalam sejarah kota tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Peresmian prasasti dilakukan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Prasasti tersebut ditempatkan di kawasan alun-alun kota agar dapat dilihat dan diketahui oleh masyarakat luas.

Tri mengatakan, penghormatan kepada M.H. Subuan merupakan upaya untuk mengingat kembali perjuangan para tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Kota Bekasi.

“Berdasarkan literasi sejarah, beliau memiliki perjuangan yang besar untuk negara, khususnya bagi masyarakat Kota Bekasi,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.

Sebagai bentuk penghormatan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penempatan helm pahlawan serta doa bersama untuk mengenang jasa M.H. Subuan.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga menghadirkan infografis yang menjelaskan sejarah perjuangan tokoh tersebut. Infografis tersebut dilengkapi dengan kode barcode yang dapat dipindai masyarakat menggunakan telepon genggam untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai sejarah perjuangan M.H. Subuan.

Menurut Tri, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih mengenal sejarah lokal dan menghargai perjuangan para pendahulu.

“Di sana ada infografis lengkap dan barcode. Ketika dipindai, masyarakat bisa langsung membaca literasi sejarah mengenai perjuangan beliau dalam membangun Kota Bekasi,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan prasasti tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menghargai sejarah sekaligus memotivasi generasi saat ini untuk melanjutkan pembangunan kota.

Peresmian prasasti tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi yang sebelumnya juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, serta pembangunan infrastruktur.

Penulis: SalmaEditor: Bams
Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.