Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Penanganan Serius Longsor TPST Bantargebang

×

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Penanganan Serius Longsor TPST Bantargebang

Sebarkan artikel ini
TPST Bantargebang milik Pemprov DKI Jakarta kembali longsor, Minggu 08 Maret 2026.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mendesak Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menindaklanjuti musibah longsor yang terjadi di TPST Bantargebang.

Longsor teranyar dilaporkan terjadi pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa ini kembali menambah daftar kejadian serupa yang sebelumnya pernah terjadi di kawasan tempat pembuangan sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Latu Har Hary menegaskan penanganan terhadap para korban harus menjadi prioritas utama, baik korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

“Terutama kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka untuk bisa segera ditangani dan diberikan santunan yang layak,” ujar Latu Har Hary dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Minggu 08 Maret 2026.

Menurutnya, kejadian longsor yang berulang di kawasan TPST Bantargebang menjadi peringatan serius terkait buruknya pengelolaan sampah di TPST Bantargebang maupun Sumur Batu.

“Ini sudah kesekian kali terjadi. Artinya ada persoalan serius dalam pengelolaan sampah di Bantargebang dan Sumur Batu,” katanya.

Komisi II DPRD Kota Bekasi, lanjut dia, akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup serta pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut hingga tuntas. Langkah ini dilakukan agar masyarakat Bantargebang mendapatkan kejelasan terkait pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turun langsung melihat kondisi TPST Bantargebang. Menurutnya, DKI Jakarta tidak bisa lepas tangan hanya karena telah memberikan dana kompensasi kepada Pemerintah Kota Bekasi.

“Jangan hanya merasa sudah memberikan dana, lalu tidak melihat langsung kondisi yang terjadi di lapangan,” tegasnya.

Bahkan ia menilai, jika pengelolaan sampah di Bantargebang tidak mampu dilakukan dengan baik, maka penutupan TPST Bantargebang perlu menjadi pertimbangan.

“Kita tidak butuh kiriman sampah dari DKI. Yang dibutuhkan warga adalah pemulihan ekologi lingkungan dari dampak buruk pengelolaan sampah di Bantargebang,” pungkasnya.

Example 120x600
Politik

“Dana dari pajak ini sangat besar, mencapai miliaran rupiah. Harapannya bisa dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat, terutama membantu mereka yang belum memiliki akses listrik resmi. Dan akan kami programkan pemasangan listrik bagi warga kurang mampu,” ujar Sardi dikutip bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Politik

“Kemarin saya bersilaturahmi ke keluarga salah satu korban kebakaran SPBE Cimuning, Sapta Prihantono. Berselang satu hari, kakaknya Aulia juga berpulang. Innalillahi wainna ilaihi raji’un,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Kamis 09 April 2026.

Politik

“Dari hasil RDP, kami mencatat tiga BUMD sudah mampu memberikan dividen kepada daerah, ini patut diapresiasi. Satu BUMD berada pada jalur yang tepat, dan satu lainnya sedang menyiapkan ekspansi usaha. Ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja,” tegasnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 02 April 2026.