Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pengendara Keluhkan Jalan Rusak dan Kemacetan Parah di Jalan I Gusti Ngurah Rai

×

Pengendara Keluhkan Jalan Rusak dan Kemacetan Parah di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Sebarkan artikel ini

Kemacetan parah yang terjadi di jalur Bintara, Kota Bekasi, dikeluhkan para pengendara. Selain penyempitan jalan akibat proyek, kondisi jalan yang rusak dan minim penerangan disebut semakin membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Salah seorang pengendara, Yusuf (42), warga Bintara, mengaku sempat terjebak kemacetan hingga sekitar dua jam. Bahkan, kendaraan disebut tidak bergerak sama sekali dalam waktu cukup lama.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Wah, kacau parah. Hampir beberapa jam kendaraan tidak bergerak sama sekali,” kata Yusuf dikutip Bekasiguide.com, Selasa 24 Februari 2026.

Menurutnya, kemacetan dipicu rekayasa lalu lintas satu jalur menjadi dua arah di tengah proyek, ditambah hujan serta hari pertama masuk sekolah yang membuat volume kendaraan meningkat.

“Memang sering macet, tapi tidak seperti kemarin. Kemarin mungkin karena satu jalur dijadikan dua arah dan ada proyek,” ujarnya.

Selain kemacetan, Yusuf juga menyoroti kerusakan jalan di jalur terusan Bintara yang dipenuhi lubang dan ambles. Kondisi tersebut disebut kerap memicu kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air.

“Jalan banyak berlubang dan ambles. Untuk motor sangat bahaya. Belum lama juga ada kecelakaan gara-gara jalan berlubang,” katanya.

Keluhan lain yang disampaikan yakni minimnya penerangan jalan pada malam hari. Kondisi gelap dinilai meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus rawan tindak kejahatan di kawasan tersebut.

“Penerangannya kurang, jadi rawan. Rawan kejahatan juga,” ucapnya.

Sebagai pengguna jalan, Yusuf berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan serta menata proyek agar tidak semakin memperparah kemacetan di jalur penghubung Bekasi–Jakarta tersebut.

“Harapannya jalan diperbaiki lagi,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.