Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Dien Syamsuddin Apresiasi Buku “Atifah Hasan, Guru yang Dirindu”

×

Dien Syamsuddin Apresiasi Buku “Atifah Hasan, Guru yang Dirindu”

Sebarkan artikel ini

Tokoh Muhammadiyah Dien Syamsuddin mengapresiasi peluncuran buku Atifah Hasan, Guru yang Dirindu. Ia menilai buku tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi majelis taklim agar berkembang lebih baik.

“Bisa menjadi masukan bagi majelis taklim untuk berkembang lebih baik lagi,” kata Dien Syamsuddin saat peluncuran buku yang dikemas dalam bentuk talk show, Kamis 15 Januari 2026.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Acara peluncuran buku tersebut menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat. Selain Dien Syamsuddin, turut hadir Ahmad Syaikhu, Dailami Firdaus, Elly Risman, Elly Warti, Syifa Fauziyah, Sardi Effendi, serta tokoh lainnya. Sekitar 250 jamaah majelis taklim turut menghadiri kegiatan tersebut.

Buku yang ditulis Amin Idris bersama sejumlah jurnalis, yakni Chotim Wibowo, Zaenal Arifin, dan Imran Nasution, mengisahkan perjalanan dakwah Atifah Hasan. Buku tersebut menyoroti kiprah Atifah Hasan dalam mengembangkan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) di Indonesia hingga saat ini mengemban amanah sebagai Ketua BKMT Jawa Barat.

Amin Idris mengungkapkan bahwa proses penulisan buku tersebut memerlukan waktu cukup lama karena Atifah Hasan sempat menolak kisah hidupnya ditulis. Penolakan itu dilatarbelakangi alasan keikhlasan dalam berdakwah.

“Tadinya menolak karena alasan keikhlasan. Tetapi kemudian pada akhirnya bersedia dengan syarat agar bisa bermanfaat bagi umat,” ujar Amin Idris.

Dalam kesempatan yang sama, Dien Syamsuddin menyebut Atifah Hasan dapat disebut sebagai prototipe daiyah mujahidah dalam sepak terjang dakwahnya. Buku setebal 140 halaman itu diterbitkan oleh Mitra Insani.

Sementara itu, Ahmad Syaikhu menyebut Atifah Hasan konsisten dalam berdakwah melalui majelis taklim dan pendidikan umat.

Menurutnya, konsistensi tersebut mendapat penghargaan dari sebuah universitas di Amerika Serikat yang memberikan gelar doktor honoris causa.

Atifah Hasan mengatakan perjalanan dakwah bersama gurunya, Tuty Alawiyah, dalam mengemban amanah BKMT sangat panjang. Catatan perjalanan tersebut kemudian dituangkan dalam buku ini.

“Semoga membawa manfaat bagi kita semua,” kata Atifah Hasan.

Example 120x600
Berita

“Melalui kegiatan SARLING, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang lengkap dan mudah dipahami mengenai layanan PLN, termasuk promo diskon tambah daya sebesar 50 persen. Kami juga mengajak pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile agar berbagai kebutuhan kelistrikan dapat diakses dengan lebih praktis, cepat, dan aman,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Minggu 25 Oktober 2026.

Berita

“Alhamdulillah, saat ini venue-venue sudah siap semua, baik yang ada di dalam Kota Bekasi maupun di luar Kota Bekasi, termasuk tempat pertandingan. Semuanya sudah kita siapkan dan kita siap menerima para atlet,” ujar Abdul Harris dikutip Bekasiguide.com, Minggu 25 Oktober 2026. 

Berita

“PLN terus berupaya menghadirkan kemudahan layanan bagi pelanggan melalui transformasi digital. Dengan fitur SwaCAM di PLN Mobile, pelanggan dapat melakukan pencatatan meter listrik secara mandiri, lebih transparan, dan membantu memastikan tagihan listrik sesuai dengan pemakaian aktual. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan fitur ini secara rutin setiap bulannya,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Sabtu 24 Oktober 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream ini, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sambungan listrik mandiri yang diterima Ibu Yusmayanti dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan ini juga menjadi bagian dari semangat kepedulian insan PLN untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026.