Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PPDI Usulkan Penempatan Naker Disabilitas Berbasis Profesionalisme

×

PPDI Usulkan Penempatan Naker Disabilitas Berbasis Profesionalisme

Sebarkan artikel ini

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mengusulkan agar penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas bukan berbasis charity, tetapi berbasis profesional dengan lingkungan yang ramah disabilitas, sehingga produktifitas penyandang disabilitas akan optimal.

Hal itu disampaikan Plt Ketua Umum PPDI, H. Siswadi Abdul Rochim, saat Acara Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas Dan Talent Innovation Hub – Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus (Dit. Bina PTKK) – Ditjen Binapenta & PKK Kemnaker RI di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jum’at (26/2/26) siang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain itu, lanjut Siswadi, semua ragam dalam UU No.8 Tahun 2016 harus terakomodasi dalam penempatan.

“Kami berharap, pada Acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2026, Menteri Tenaga Kerja memasang stiker “Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas” di lokasi industri yang telah melaksanakannya berdasarkan penilaian Tim yang melibatkan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), “paparnya.

Dalam kesempatan itu, Siswadi mewakili PPDI menyampaikan penghargaan atas dibentuknya Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus (Dit. Bina PTKK) yang merupakan

unit di bawah Ditjen Binapenta & PKK Kemnaker RI yang fokus memfasilitasi akses kerja setara dan aman bagi kelompok rentan. Kelompok ini mencakup penyandang disabilitas, lansia, pemuda/perempuan rentan, dengan tujuan menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, adil, dan tanpa diskriminasi.

Example 120x600
Berita

“PLN berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penyediaan listrik yang andal, berkualitas, dan tepat waktu. Penyambungan daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang ini menjadi bukti bahwa PLN siap menjadi mitra strategis bagi dunia usaha,” ujar Adi dikutip bekasiguide.com pada Selasa 14 April 2026.

Berita

“Kami melihat adanya kebutuhan yang terfragmentasi, di mana masyarakat harus berpindah-pindah tempat antara bekerja dan bersantai. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memecah fokus dan merusak momentum produktivitas. Outbreak Signature hadir sebagai solusi dengan menghadirkan ruang yang memungkinkan transisi aktivitas secara seamless,” ujar Raja kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Jumat 10 April 2026.

Berita

“Kami memastikan warga negara asing yang terdampak situasi di kawasan Timur Tengah tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui layanan ITKT ini, kami ingin memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan bagi mereka yang mengalami kendala perjalanan internasional,” ujar Anggi.