Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PLN UID Jawa Barat Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

×

PLN UID Jawa Barat Siap Amankan Pasokan Listrik Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
GM PLN UID Jabar, Sugeng Widodo, meninjau kesiapan kelistrikan di Gereja Katedral Bandung, Santo Petrus jelang peringatan natal 2025

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin aktivitas masyarakat di momen akhir tahun berjalan aman, nyaman, dan lancar.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengatakan sebanyak 4.993 personel disiagakan selama periode Natal dan Tahun Baru. Personel tersebut terdiri dari 528 pegawai PLN dan 4.337 tenaga alih daya yang akan berjaga selama 24 jam di berbagai titik strategis di wilayah Jawa Barat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Seluruh personel kami siagakan penuh selama periode Natal dan Tahun Baru untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, terutama di lokasi-lokasi dengan aktivitas masyarakat yang meningkat,” ujar Sugeng Widodo dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Rabu 24 Desember 2025.

Ia menjelaskan, personel PLN disebar di sejumlah lokasi prioritas, mulai dari 157 tempat ibadah, 205 instansi pemerintahan dan objek vital, 67 lokasi transportasi, 114 tempat wisata, hingga 27 rest area yang diperkirakan menjadi pusat keramaian selama libur akhir tahun.

“Fokus pengamanan kelistrikan kami berada di titik-titik vital dan pusat aktivitas publik, sehingga masyarakat dapat beribadah, bepergian, dan berwisata dengan nyaman tanpa khawatir gangguan listrik,” katanya.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan berbagai peralatan operasional, di antaranya 112 unit genset, 124 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), 32 unit UPS, 23 unit crane, 437 unit mobil operasional, serta 247 unit sepeda motor.

“Seluruh peralatan pendukung telah kami siapkan agar penanganan gangguan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif di lapangan,” ujar Sugeng.

Selain itu, PLN UID Jawa Barat mengoperasikan 289 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah kerja sebagai pusat koordinasi dan respons cepat terhadap potensi gangguan kelistrikan selama periode Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi sistem kelistrikan, kondisi pasokan listrik di Jawa Barat dipastikan dalam keadaan relatif aman. Daya mampu pasok tercatat mencapai 16.106 MW. Pada 25 Desember 2025, beban puncak diproyeksikan sebesar 6.621 MW dengan cadangan daya 9.485 MW, sementara pada 1 Januari 2026 beban puncak diperkirakan mencapai 7.829 MW dengan cadangan 8.277 MW.

“Dengan cadangan daya yang cukup besar, kami optimistis sistem kelistrikan Jawa Barat mampu melayani kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

PLN UID Jawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi informasi dan layanan kelistrikan.

“Melalui PLN Mobile, masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan pengaduan dan mengakses layanan PLN secara cepat selama libur akhir tahun,” pungkas Sugeng Widodo.

Example 120x600
Berita

“Mulai dari pergantian seprai, handuk, hingga penyediaan amenities sudah kami siapkan. Kami siap menerima kedatangan jemaah pertama besok pukul 07.10 WIB, dengan keberangkatan sekitar pukul 14.10 WIB,” ujar Kania dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Berita

“Kami percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi sesama. Melalui Jumat Berbagi Saling Menguatkan, kami ingin menyapa masyarakat secara langsung dan memberikan dukungan nyata. Semoga aksi ini terus menjadi energi positif bagi kita semua,” ungkap Firman, Jumat 17 April 2026.

Berita

“Kami berupaya menjadikan cahaya listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik. Energi listrik adalah salah satu sumber kehidupan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi keluarga penerima manfaat,” ujar Firman lewat keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 17 April 2026.