Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Komplotan Curanmor Yang Beraksi Puluhan Kali di Bekasi Akhirnya Diringkus Polisi

×

Komplotan Curanmor Yang Beraksi Puluhan Kali di Bekasi Akhirnya Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
Tujuh Pelaku Curanmor Yang Diamankan Polisi

Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan komplotan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) yang telah beraksi puluhan kali di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Komplotan ini terdiri dari tujuh orang pelaku yang berinisial RP (17), RF (30), W (31), JG (22), DBS (30), ZH (30), dan RD (23). Ketujuh pelaku ini memilik peran-peran yang berbeda-beda dalam melakukan pencurian motor tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Perannya ada yang bagian mengamat-amati, ada yang bagian mengambil, ada juga bagian yang apa, jokinya untuk lari juga ada juga,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Senin 3 November 2025.

Kapolres menjelaskan, komplotan ini sering menyasar motor-motor yang terparkir di tempat sepi. Jika situasi memungkinkan, pelaku langsung menggasak motor milik para korban menggunakan kunci T.

“Jadi para pelaku ini mereka tidak beraksi di malam hari, tetapi siang hari ataupun sore hari mereka pun juga beroperasi. Adalah mereka di tempat-tempat yang kira-kira sepi ataupun tidak banyak masyarakat yang lalu-lalang ataupun melihat,” jelasnya.

Setelah berhasil membawa kabur motor korban, para tersangka ini langsung menjual barang hasil curiannya ke penadah di wilayah Karawang dan Jakarta Timur.

“Untuk kendaraan ini dijual dalam kondisi apa adanya, antara lain dijual di Jakarta Timur, kemudian juga ada yang dilepas di Karawang dan beberapa tempat. Ini pengakuan mereka,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, ketujuh tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

 

 

 

 

 

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.