Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Tawuran Maut Geng Apel Vs Geng Burak Tewaskan Remaja, Polisi : Korban Kena Bacok 

×

Tawuran Maut Geng Apel Vs Geng Burak Tewaskan Remaja, Polisi : Korban Kena Bacok 

Sebarkan artikel ini

Tawuran antar kelompok di Jalan Prof. Mohammad Yamin, Duren Jaya, Bekasi Timur pada Senin 8 September 2025 dinihari telah menewaskan seorang pemuda berinisial AF (25) usai dibacok oleh lawannya. Terungkap, tawuran maut itu melibatkan dua kelompok, yakni Geng Apel dan Geng Burak.

Dalam kejadian ini, polisi berhasil mengamankan empat tersangka yang berinisial HFA, MFA, YR, dan RDP. Mereka merupakan mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, korban yang tewas sempat dibacok menggunakan senjata tajam sebanyak tiga kali oleh pelaku

“Korban AF ini terkena sabetan daripada celurit daripada salah satu pelaku yaitu saudara HFA. Korban berupaya untuk melarikan diri setelah terkena sabetan tiga kali, satu di leher, kemudian dua di punggung,” kata Kusumo dikutip Bekasiguide.com, Jumat 12 September 2025.

Setelah mengalami pembacokan, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit oleh temannya. Namun, nyawanya tidak tertolong, korban meninggal karena kehabisan darah.

“Korban sempat dibawa oleh temannya. Tetapi tidak begitu lama korban terjatuh, kemudian meninggal dunia karena kehabisan darah,” jelasnya.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dikenakan Pasal 170 ayat 2 KUHP atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Karena butuh air yang mendesak untuk operasional kantor, rumah atau perusahaan dan karena tidak ada pilihan lain, calon konsumen ini terpaksa mau membayar biaya yang telah ditetapkan oleh Bagian Pemasaran Tirta Bhagasasi Bekasi,” ujar Semeru selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.