Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Ratusan Ojol Bekasi Turun Ikut Aksi Demo di Mako Brimob Kwitang

×

Ratusan Ojol Bekasi Turun Ikut Aksi Demo di Mako Brimob Kwitang

Sebarkan artikel ini

Ratusan pengemudi ojol yang tergabung dalam Koalisi Ojek Daring Nasional Bekasi Raya bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demo di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat.

Sekjen Dewan Presidium Koalisi Ojek Daring Nasional Bekasi Raya, Handriko mengatakan aksi ini dilakukan guna memperjuangkan keadilan untuk Affan Setiawan, salah satu driver ojol yang tewas usai dilindas mobil Baraccuda milik Brimob.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi kita sekarang ini akan menuju ke Kwitang. Langsung terpusat ke Kwitang, kita berjuang apa yang harus diperjuangkan, ini nyawa orang, dan dia tulang punggung keluarga,” kata Handriko dikutip Bekasiguide.com, Jumat 29 Agustus 2025.

Menurut Handriko, keadilan untuk almarhum Affan tidak bisa diwujudkan apabila tidak ada dorongan yang kuat dari komunitas ojol.

“Kita minta pertanggung jawaban selama ini kita tau hukum itu dipermainkan. Apalagi mereka yang punya hukumnya, yang punya teknisnya, itu ga akan mungkin kalo ga ada dorongan dari kita,” jelasnya.

Ia berharap, oknum anggota brimob yang mencelakakan Affan bisa segera dihukum. Para pengemudi ojol juga minta pihak kepolisian menggelar proses hukum yang transparan.

“Kita minta dihukum seberat-beratnya, transparan, karena selama ini ga ada yang transparan,” tutupnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.