Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Tak Terima Motornya Kesenggol, Pegawai BUMD Aniaya Sopir Truk Hingga Tulangnya Retak

×

Tak Terima Motornya Kesenggol, Pegawai BUMD Aniaya Sopir Truk Hingga Tulangnya Retak

Sebarkan artikel ini
Tersangka Z (41) Pegawai BUMD Yang Aniaya Sopir Truk di SPBU Harapan Indah (Poto : Salma)

Seorang pegawai BUMD berinisial Z (41) ditangkap polisi usai melakukan penganiayaan terhadap sopir truk di SPBU Harapan Indah, Jalan Boulevard, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumaya, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tarumajaya, AKP I Gede Bagus Ariska mengatakan kejadian bermula saat pelaku yang berinisial Z (41) ini tidak terima saat korban N (48) menyenggol sepeda motor milik korban hingga terjatuh. Pelaku pun emosi hingga akhirnya menarik korban keluar dari dalam truk yang dikendarainya hingga terjatuh membentur tanah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kronologinya Korban selaku supir truk menyenggol tersangka. kemudian karena tidak sengaja dan itu memang blind spot. Akhirnya tersangka karena emosi sesaat, Sengaja menghampiri untuk meminta pertanggung jawaban terhadap korban, kata Kapolsek dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Mei 2025.

Setelah itu, Pelaku pun emosi hingga akhirnya menarik korban keluar dari dalam truk yang dikendarainya hingga terjatuh membentur tanah.

“Kemudian terjadilah cek cok. Sehingga si tersangka ini menarik secara paksa si korban. sehingga korban karena tidak siap akhirnya terjatuh dan mengalami luka retak di pinggul sebelah kiri,” jelas Kapolsek.

Akibat perbuatannya, tersangka Z dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Example 120x600
Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.

Peristiwa

“Summarecon akan membangun stasiun kereta ekstensi di lokasi ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan selamat dan tentunya mendorong agar TOD atau pengembangan wilayah perkotaan berbasis transit seperti yang sedang dikembangkan di lokasi ini bisa menjadi model untuk kota-kota lainnya di Indonesia,” kata AHY dikutip Bekasiguide.com, Jumat 24 Juli 2026.