Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Hindari Korsleting untuk Cegah Kebakaran: PLN Bekasi Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Instalasi Listrik Rumah

×

Hindari Korsleting untuk Cegah Kebakaran: PLN Bekasi Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Instalasi Listrik Rumah

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN sedang melakukan perawatan sistem kelistrikan.

Dalam upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan dalam menggunakan tenaga listrik, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan teliti terhadap kondisi instalasi listrik di dalam rumah. Salah satu risiko serius yang perlu dihindari adalah korsleting listrik, yang menjadi salah satu penyebab kebakaran rumah tinggal di Indonesia.

Manager PLN UP3 Bekasi, Donna Sinatra, menekankan pentingnya memastikan listrik di rumah berada dalam kondisi aman, baik dari sisi sambungan, beban daya, hingga pemakaian peralatan listrik sehari-hari.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami ingin mengingatkan bahwa meskipun PLN telah menyalurkan listrik dengan aman sampai ke kWh meter, keamanan instalasi listrik di dalam rumah pelanggan juga harus diperhatikan. Korsleting sering kali terjadi akibat jaringan instalasi dalam rumah yang tidak sesuai standar atau beban listrik yang berlebih,” jelas Donna dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 30 April 2025.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan ketenagalistrikan, PLN memastikan bahwa setiap pelanggan dipasangi kWh meter yang dilengkapi Mini Circuit Breaker (MCB). Perangkat ini berfungsi sebagai alat pembatas dan pengaman arus listrik yang masuk ke rumah pelanggan.

“kWh meter berfungsi membatasi dan mengamankan arus listrik yang masuk. Tanpa adanya pembatas dan pengaman ini, arus listrik yang masuk dikhawatirkan melebihi kapasitas kabel, menyebabkan kabel panas, berpotensi korsleting, bahkan dapat menimbulkan percikan api dan kebakaran,” tambah Donna.

Manager PLN UP3 Bekasi juga menegaskan bahwa wewenang PLN terbatas dari gardu distribusi hingga kWh meter, sementara instalasi dari kWh meter ke dalam rumah menjadi tanggung jawab pelanggan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memastikan instalasi rumah telah diperiksa dan dipasang oleh teknisi kelistrikan bersertifikat.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy, mengungkapkan bahwa keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama, baik oleh penyedia layanan maupun pengguna listrik.

“PLN sangat serius dalam mendorong budaya aman dalam pemanfaatan listrik. Kami mengimbau seluruh pelanggan, tidak hanya di Bekasi tapi di seluruh wilayah Jawa Barat, untuk tidak menyepelekan aspek keselamatan instalasi di rumah. Listrik adalah energi yang bermanfaat, tetapi juga harus digunakan dengan bijak dan sesuai prosedur,” ujar Tonny.

PLN memberikan sejumlah panduan untuk membantu masyarakat menggunakan listrik dengan aman:

1. Jangan mengutak-atik kWh meter PLN, karena dapat menimbulkan bahaya dan merupakan pelanggaran hukum;

2. Tidak menarik listrik langsung dari tiang PLN, karena berisiko tinggi dan termasuk pencurian listrik;

3. Gunakan aplikasi PLN Mobile untuk tambah daya atau pemasangan listrik baru secara resmi dan aman;

4. Laporkan gangguan melalui PLN Mobile, agar ditangani langsung oleh petugas resmi PLN;

5. Pastikan kelistrikan jelas saat membeli atau menyewa rumah, dan jadikan aspek listrik bagian dari perjanjian;

6. Gunakan teknisi bersertifikat melalui fitur ListriQu di PLN Mobile untuk perbaikan atau pemeriksaan instalasi dalam rumah.

PLN mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap instalasi listrik dalam rumah, memahami risiko korsleting, dan mulai menerapkan penggunaan listrik yang aman, efisien, dan sesuai standar.

Example 120x600
Berita

“Listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan. Ketika listrik hadir di suatu wilayah, masyarakat memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga berbagai peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif,” ujar Muhammad Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasigude.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran listrik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi kami, setiap rumah yang kini dapat menikmati listrik secara mandiri bukan sekadar penyalaan sambungan listrik, tetapi juga hadirnya kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, nyaman, dan produktif. Semoga listrik yang hari ini menyala di rumah Bapak Jaenudin dapat memberikan manfaat dan menjadi awal bagi kehidupan keluarga yang semakin baik,” tutur Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 07 Agustus 2026.

Berita

“Benar, Satreskrim Polres Metro Bekasi telah mengamankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara. Saat ini para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sambungan listrik mandiri ini diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rohimah beserta keluarga, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari agar menjadi lebih baik dan produktif,” ungkap Firman dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat 31 Juli 2026.

Berita

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri sehingga mereka dapat lebih fokus dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dukungan ini juga menjadi wujud kepedulian insan PLN terhadap tumbuhnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.