Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Sejak 1993 Keluarga Ini Turun Temurun Produksi Dodol Cina di Bekasi

×

Sejak 1993 Keluarga Ini Turun Temurun Produksi Dodol Cina di Bekasi

Sebarkan artikel ini
Dodol Cina Produksi Keluarga Ester di Kampung Kebon Kelapa, RT03 RW09 Desa Karangasih Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. (Photo : Ari)

Dodol cina menjadi menu lumrah yang biasanya disuguhkan di meja tamu rumah sebagai makanan ringan ketika ada sanak saudara yang berkunjung. Di Kabupaten Bekasi, dodol cina asli di produksi oleh Ester (54) sekeluarga yang sudah turun temurun sejak tahun 1993 dari mertuanya.

Selama puluhan tahun, produksi dodol cina rumahan ini menggunakan cara tradisional, yakni dimasak dengan menggunakan kayu bakar di Kampung Kebon Kelapa, RT03 RW09 Desa Karangasih Cikarang Utara.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Rata-rata orang masih ingin yang masih tradisional, karna dari bahan dan pembakarannya dari kayu jadi wangi,” kata Ester, Selasa, 21 Januari 2025,

Sama seperti produksi dodol pada umumnya, proses pembuatan dodol cina ini dimulai dari membersihkan bahan baku. Kemudian tepung beras digiling dan diadonin bersama cairan gula yang sudah dimasak. Tahap selanjutnya masuk ke proses percetakan dodol dan diakhiri dengan dikukus. Ditahun 2025 ini, Ester harus menghadapi kenaikan harga bahan baku dodol.

“Ya gula tepung sama beras ketan. Bahan bakunya cuma itu. Harganya semuanya naik. Terpaksa harga jual juga dinaikin. Pembeli kadang-kadang yang ngerti, ada juga yang nawar,” sambung Ester.

Pada hari raya Imlek yang jatuh pada 29 Januari mendatang, Ester memprediksi akan terdapat permintaan pesanan dodol cina seminggu sebelum hari raya. Karena mempertahankan cara tradisional, Ester memiliki pelanggan tetap, baik yang berasal dari Bekasi, Cikarang, Karawang, Bandung hingga Pamanukan. Biasanya, Ester hanya memperkerjakan 10 karyawan, khusus untuk perayaan Imlek tahun ini, ia menambah menjadi 12 karyawan.

“Karyawan ada yang dari warga sekitar ada yang dari Pebayuran. Kalau yang dari Pebayuran turun temurun dari mertua awalnya. Harga dodol disini Rp32 ribu perkilogram. Kalau yang dodol sususan juga dihitung perkilo tapi harganya beda Rp34 ribu perkilonya. Tahun ini belum dihitung berapa sudah habis bahan bakunya,” ungkapnya.

Kendati demikian, Ester belum dapat memprediksi ada tidaknya peningkatan pendapatan. Ia yakin, dengan mempertahankan cara tradisional ini, dodol buatannya yang bermerk Cahaya Hidup akan terus ada di meja-meja makan sebagai sajian khas hari raya Imlek.

“Harapannya sih pengennya maju dan jalan terus walaupun masih dengan cara tradisional,” tutupnya.

Example 120x600
Berita

“Pada bulan kemerdekaan ini, kami ingin menghadirkan semangat berbagi melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata. Angka 81 dipilih sebagai simbol HUT ke-81 Republik Indonesia. Kami menargetkan sebanyak 81 paket sarapan dapat dibagikan oleh masing-masing kantor, yakni PLN UP3 Cikarang dan empat Unit Layanan Pelanggan,” ujar Emi dikutip bekasiguide.com, Sabtu 29 Agustus 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, serta mendukung berbagai aktivitas keluarga di rumah. Kami berharap sambungan listrik mandiri ini dapat menjadi awal yang baik bagi Bapak Muhammad Rofi Fauzi/Dewi dan keluarga untuk menjalani keseharian dengan lebih nyaman dan penuh harapan,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 28 Agustus 2026.

Berita

“PLN UP3 Bekasi berkomitmen memastikan setiap agenda strategis di wilayah Kota Bekasi mendapatkan dukungan kelistrikan yang andal. Dalam kegiatan peresmian pembangunan PSEL ini, kami menyiagakan personel dan melakukan pemantauan kondisi kelistrikan sebagai langkah antisipatif agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Kami berharap pembangunan PSEL ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang semakin bersih dan berkelanjutan,” kata Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Rabu 26 Agustus 2026.