Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PLN UP3 Bekasi Ajak Pelanggan Catat Meter Listrik Mandiri Melalui Fitur SwaCAM di PLN Mobile

×

PLN UP3 Bekasi Ajak Pelanggan Catat Meter Listrik Mandiri Melalui Fitur SwaCAM di PLN Mobile

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi : Masyarakat pelanggan sedang melakukan catat meter listrik mandiri menggunakan aplikasi SWACAM di PLN Mobile.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi terus mendorong transformasi layanan digital yang semakin mudah, cepat, dan transparan bagi pelanggan. Salah satu inovasi yang kini dapat dimanfaatkan pelanggan adalah fitur SwaCAM (Swadaya Catat Angka Meter) pada aplikasi PLN Mobile.

Melalui fitur SwaCAM, pelanggan pascabayar dapat melakukan pencatatan angka stand meter listrik secara mandiri setiap bulan dengan mengunggah foto meter kWh langsung melalui aplikasi PLN Mobile. Langkah ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memastikan kesesuaian pemakaian listrik sekaligus mendukung akurasi pencatatan tagihan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin, mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan fitur SwaCAM sebagai bagian dari pelayanan digital PLN yang semakin modern dan praktis.

“PLN terus berupaya menghadirkan kemudahan layanan bagi pelanggan melalui transformasi digital. Dengan fitur SwaCAM di PLN Mobile, pelanggan dapat melakukan pencatatan meter listrik secara mandiri, lebih transparan, dan membantu memastikan tagihan listrik sesuai dengan pemakaian aktual. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan fitur ini secara rutin setiap bulannya,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Selasa 25 Agustus 2026.

Fitur SwaCAM dapat digunakan pada periode tanggal 23 hingga 27 setiap bulan. Pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, memilih menu SwaCAM, mengambil foto angka stand meter, kemudian mengirimkan hasil pencatatan tersebut melalui aplikasi.

Selain meningkatkan akurasi data pemakaian listrik, penggunaan SwaCAM juga menjadi bentuk partisipasi pelanggan dalam mendukung digitalisasi layanan PLN yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa pemanfaatan PLN Mobile merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik bagi pelanggan.

“PLN Mobile menjadi ujung tombak layanan digital PLN yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan pelanggan dalam satu aplikasi. Melalui fitur SwaCAM, pelanggan memiliki peran aktif dalam proses pencatatan pemakaian listrik sehingga layanan menjadi lebih transparan, akurat, dan andal. Kami berharap semakin banyak pelanggan yang memanfaatkan fitur ini untuk kemudahan dan kenyamanan bersama,” kata Muhammad Joharifin.

PLN mengimbau seluruh pelanggan pascabayar untuk memanfaatkan fitur SWACAM secara rutin setiap bulan pada periode tanggal 23–27 melalui PLN Mobile. Dengan partisipasi aktif pelanggan, diharapkan penggunaan listrik dapat lebih terkontrol dan tagihan menjadi lebih sesuai dengan konsumsi aktual.

Example 120x600
Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026.