Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Santriwati Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji Jalani Trauma Healing

×

Santriwati Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji Jalani Trauma Healing

Sebarkan artikel ini
Santriwati Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji Jalani Trauma Healing.

Tiga remaja yang menjadi korban pencabulan oknum Guru Ngaji bernama Sudin (51) dan Muhammad Hadi Sopyan (29) di Tempat Pengajian yang berlokasi di Desa Mekar mukti Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi menjalani trauma Healing, Selasa 1 Oktober 2024.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Sang Anugrah Wiratama mengatakan langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri korban untuk kembali ke kehidupan sosialnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita datangi korban kita coba trauma healing kita ajak bicara karena pada saatnya memang untuk menumbuhkan rasa percaya diri untuk melaporkan ini berat tidak semua orang mampu melakukan,” kata Anugrah kepada wartawan pada Rabu, 02 September 2024.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, ia mengungkapkan, dua remaja diantaranya masih merasa tertekan untuk menyampaikan keterangan.

“Ya kalau bicara psikologis kita apa adanya dalam posisi ini mungkin sudah terlalu biasa, namun ada dua orang ini masih tertekan untuk bicara, Masih berat untuk menggali pun kita agak berat, tapi dikit demi sedikit kita berhasil menggali,” jelasnya.

Sejauh ini, polisi masih berusaha untuk memulihkan kondisi psikologis korban supaya kasus ini bisa cepat terselesaikan.

“Kita kan harus mengembalikan mental anak ini dia kadang-kadang belum berani bicara begitu juga dengan orang tuanya karena terkadang kita bukan bicara anaknya saja orang tuanya bilang udahlah kita tutup saja supaya ini tidak jadi aib keluarga,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.