Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

ODGJ Diduga Sebabkan Kebakaran Rumah di Jatimulya

×

ODGJ Diduga Sebabkan Kebakaran Rumah di Jatimulya

Sebarkan artikel ini

Seorang pria yang mengidap Gangguan Jiwa menjadi pelaku pembakaran rumahnya sendiri yang berlokasi di Jalan Balito Perumahan Balito 2 RT. 003 RW. 007 Kel. Jakamulya Kecamatan Bekasi Selatan Jatimulya Kota Bekasi. Pelaku kini sudah diamankan ke Rumah Sakit Jiwa.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Disdamkarmat Kota Bekasi, Irawansyah mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu 27 Juli 2024 pukul 22.40 WIB. Sebelum kejadian, pelaku diduga sempat mengusir ibunya terlebih dahulu dari dalam rumah yang ditinggalinya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Berdasarkan informasi rumah dihuni seorang anak dan ibu, Si ibu (dari cerita warga) di usir sama si anak itu. Rumahnya udah gak layak, suka bawa sampah, Rumah gak ada listrik depan (amburadul),” kata Irwansyah dikutip bekasiguide.com pada Senin, 29 Juli 2024.

Setelah ibunya pergi, pelaku lalu membakar sampah-sampah yang berada di dalam rumahnya hingga akhirnya api membesar dan membakar seisi rumah.

“Anaknya Odgj, perkiraan 42 tahun (pria). Ibunya gak ada di lokasi, setiap keluar bawa sampah dari dalam rumah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, proses pemadaman api di rumah itu memakan waktu yang cukup lama. Diperkirakan sampai dua jam lamanya, karena di sekitar lokasi rumah banyak terdapat tanaman liar

“Kita kerahkan 7 unit mobil dari Sektor Jatiasih, Rawalumbu, dan Bekasi Selatan tapi pemadaman, akses susah 2 jam setengah,” ungkapnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.