Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Hijaukan Negeri, PLN Bekasi Tanam Ratusan Bibit Pohon

×

Hijaukan Negeri, PLN Bekasi Tanam Ratusan Bibit Pohon

Sebarkan artikel ini

BEKASI- PT PLN (Persero) secara serentak menanam bibit pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia 2023 yang bertajuk “Hijaukan Negeri, Selamatkan Bumi”.

Dalam kesempatan itu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi turut serta melakukan tanam pohon. PLN Bekasi pun menyumbang dan menanam 300 bibit pohon produktif di wilayah Kota Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Di momen Hari Menanam Pohon Indonesia 2023 ini, kita dari PLN Bekasi berhasil menanam 300 bibit pohon buah dari total 1500 bibit di seluruh PLN UID Jawa Barat,” ujar Manager PLN UP3 Bekasi, Redi Zusanto di Bekasi, Selasa, 28 November 2023.

Redi menjelaskan, adapun total 1500 bibit pohon produktif yang ditanam hari ini tersebar di beberapa wilayah yakni di Bekasi 300 pohon, Cikarang 300 pohon, Depok 300 pohon, dan Gunung Putri 300 pohon.

Selanjutnya, 300 bibit pohon produktif yang ditanam di Bekasi diantaranya disebar untuk ditanam di sekitar 5 kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) di bawah PLN Bekasi.

“Selain itu, kita pun melakukan penanaman 150 pohon yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan BMSDA Kota Bekasi, 100 pohon ditanam di lingkungan kantor PLN Bekasi, ULP dan gudang, sisanya 50 bibit ditanam di rumah sejumlah pegawai,” paparnya.

Terakhir, Redi berharap, di momen kali ini, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya melalukan penghijauan guna menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan dan udara bersih.

“Saya juga berharap agar para pelanggan bisa turut mendukung program penanaman pohon ini, minimal di rumah masing-masing. Tapi tetap aware untuk tidak menebang pohon sembarangan, apalagi yang berdekatan dengan jaringan listrik,” pungkas Redi.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.