Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Heboh Penemuan Mayat di Arus Sungai Kalimalang

×

Heboh Penemuan Mayat di Arus Sungai Kalimalang

Sebarkan artikel ini

Warga dihebohkan dengan penemuan mayat di aliran Sungai Kalimalang, Jalan K. H. Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kamis (16/03/2023).

Pantauan Bekasiguide.com, sekitar pukul 08.30 lokasi penemuan mayat tersebut telah ramai oleh kerumunan warga. Mayat terlihat menyangkut di bawah jembatan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya penemuan mayat sekitar pukul 08.40.

Karsono mengatakan, mayat tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki dan diduga korban telah 4-5 hari meninggal dunia.

“Sekilas laki-laki. Ciri-ciri khusus yg pertama rambut pirang berkalung rantai kemudian ada tatonya,” kata Karsono, Kamis (16/3/2023).

“Sudah kaku (kondisi mayat). Diperkirakan 4-5 hari,” tambahnya.

Kendati demikian, Karsono belum dapat memastikan terkait terkait apakah ada luka di tubuh korban.

Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan karena aliran kali yang cukup deras. Hingga akhirnya pihak BPBD harus menurunkan satu perahu rafting.

“Arus kalimalang ini memang deras makanya kita pakai satu perahu rafting dengan beberapa personel utk mengangkat si korban. Kami tarik pakai tali ke tubuh korban agar tidak lepas kebawa arus,” jelas Karsono.

Saat ini jenazah telah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Example 120x600
Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.